120 Guru Bahasa Indonesia SLTP dan SLTA Siak Antusias

120 Guru Bahasa Indonesia SLTP dan SLTA Siak Antusias

120 Guru Bahasa Indonesia SLTP dan SLTA Siak Antusias

No Comments on 120 Guru Bahasa Indonesia SLTP dan SLTA Siak Antusias

Sebanyak 120 guru bahasa Indonesia SLTP dan SLTA antusias mengikuti acara Penguatan Keprofesionalan Guru Bahasa Indonesia Se-Kabupaten Siak 2015 di Siak Sriindrapura. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMA 1 Siak, Selasa-Jumat (20-23/10/ 2015).  Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak.

Menurut Koordinator Acara, Yeni Maulina, dalam kegiatan ini, guru-guru mendapat pembekalan dan gambaran tentang aspek-aspek pembelajaran teks yang menjadi salah satu acuan Kurikulum Nasional (sebelumnya bernama Kurikulum 2013). Tiga Narasumber yang menjadi pembicara dalam acara ini adalah Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Drs Agus Sri Danardana MHum,  Imelda Yance MHum, dan Dessy Wahyuni MPd.

“Kegiatan ini diselanggarakan untuk membantu guru-guru bahasa di Provinsi Riau dalam  memahami Kurikulum Nasional, terutama pelajaran bahasa Indonesi, yang memang berbasis teks,” ujar Yeni.

Dijelaskan Yeni, materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah Kebijakan  Bahasa Indonesia dalam Dunia Pendidikan, Model Pembelajaran dalam  Bahasa Indonesia, Jenis dan Struktur Teks, Kegiatan Ilmiah dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia, Teknik Menulis Karya Ilmiah, Teknik Menulis Karya Kreatif, Praktik Menulis Teks Faktual dan  Praktik Menulis Teks Fiksi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak melalui Kabid SMA, Baiginot MPd, mengapresiasi kegiatan tersebut saat membuka acara ini pada Selasa (20/10). Dia berterima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Riau yang memprogramkan acara tesebut karena para guru bahasa Indonesia memang memerlukan pemahaman tentang hal ini.

“Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, saya mengucapkan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Riau yang telah mengadakan kegiatan ini untuk menyambut penerapan Kurikulum Nasional nantinya,” ujar Baiginot.

Baiginot berharap, dengan adanya kegiatan ini, guru-guru bahasa Indonesia tingkat SLTP dan SLTA bisa lebih memahami kurikulum yang berbasis teks tersebut yang nantinya akan diajarkan ke para siswanya. Sebab selama ini, bahasa Indonesia ternyata menjadi momok menakutkan bagi siswa. Buktinya dalam ujian nasional, nilai bahasa Indonesia banyak yang rendah dibanding mata pelajaran lainnya.

Di bagian lain, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Drs Agus Sri Danardana MHum menjelaskan, acara ini adalah salah satu program utama lembaga yang dipimpinnya dalam rangka sosialisasi Kurikulum Nasional, khusus untuk bahasa Indonesia.  Siak adalah kabupaten/kota keenam penyelenggaraan kegiatan ini setelah sebelumnya diadakan di Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.

“Setelah di Siak ini, kami juga akan mengadakan di Bengkalis, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir, dan Kuantan Singingi,” ujar Danardana.

Danardana berharap para guru yang mengikuti kegiatan ini benar-benar serius mengikutinya karena implementasinya nanti disampaikan kepada siswa-siswinya di sekolah. “ Jika salah dalam memahami, bukan tidak mungkin nanti pemahaman ke siswanya juga berbeda. Semoga acara ini berguna bagi guru-guru bahasa Indonsia yang mengikutinya,” jelas penulis buku Anomali Bahasa dan Pelangi Sastra ini mengakhiri.

Sumber riaupos.co, Kamis 22 Oktober 2015

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top