83 CPNS di Lingkungan Pemkab Siak Ikuti Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum Tahun 2014

83 CPNS di Lingkungan Pemkab Siak Ikuti Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum Tahun 2014

83 CPNS di Lingkungan Pemkab Siak Ikuti Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum Tahun 2014

No Comments on 83 CPNS di Lingkungan Pemkab Siak Ikuti Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum Tahun 2014

Sebanyak 83 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Formasi Umum Tahun 2014 Angkatan I Provinsi Riau di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak Tahun 2017. Acara tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Siak Drs. H. Jamaluddin, M.Si, di ruang Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Senin (17/04/17).

“Ketika nantinya status bapak/ibu itu berubah menjadi PNS, masyarakat sudah menganggap bahwa bapak/ibu itu serba bisa dalam artian menjalankan tugas dan kewajiban. Oleh sebab itu, melalui pelatihan ini bapak/ibu nantinya akan diberi bekal pengetahuan dan keterampilan sehingga bapak/ibu bisa mengetahui apa-apa saja hak dan kewajiban menjadi seorang PNS,” Ujar Jamaluddin.

Masih kata Jamaluddin, kalau dulu PNS itu sering dikatakan sebagai seorang penguasa atau orang yang dihormati, akan tetapi untuk saat ini PNS bertugas sebagai pelayan yakni memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat.

“Saya berharap kepada seluruh peserta pelatihan, agar bisa mengikuti pelatihan yang diselenggarakan sekitar 3 bulan atau 100 hari ini dengan sebaik mungkin, karena tanggung jawab menjadi seorang PNS itu berat. Oleh karena itu dibutuhkan niat dan keiklasan dalam menjalaninya,” tutup Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Siak itu.

Selain itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau Drs. Asrizal, M.Pd mengatakan tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini untuk menciptakan PNS yang sesuai dengan harapan pemerintah.

“Dalam UU No 5 tahun 2014 dikatakan bahwa untuk mewujudkan tujuan nasional, diperlukan Aparatur Negara dalam 5 hal yakni profesional, berintegritas, bebas interpensi politik, bebas dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme (KKN), penjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).” tegas Asrizal.

Sumber : Humas Kab. Siak, 17 April 2017.

linked in share button

Leave a comment

Back to Top