Aliansi Organisasi Pemuda Beri Layanan kepada Masyarakat

Aliansi Organisasi Pemuda Beri Layanan kepada Masyarakat

Aliansi Organisasi Pemuda Beri Layanan kepada Masyarakat

No Comments on Aliansi Organisasi Pemuda Beri Layanan kepada Masyarakat

Aliansi organisasi pemuda dan masyarakat di Riau yakni Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak, Aliansi Gerakan Reforma Agraria, Serikat Pemuda Riau dan Serikat Perempuan Indonesia (Seruni) Riau menggelar aksi sosial berupa layanan kesehatan, pendidikan dan budaya kepada masyarakat Siak.

Layanan kesehatan yang diberikan berupa pengobatan massal gratis untuk masyarakat Kampung Penyengat, Kecamatan Sungaiapit, Sabtu, 12 Desember 2015. Sebagian besar masyarakat di sini adalah masyarakat adat Suku Anak Rawa.

Sebanyak 73 warga akhirnya mendapat pelayanan, terdiri dari tiga orang laki-laki, 40 orang perempuan dan 30 anak-anak. Mereka pada umumnya menderita batuk, pilek, demam, jenis-jenis penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) lainnya, maag, rematik, hipertensi dan diare.

Dokter yang memberikan layanan dalam kesempatan aksi sosial itu adalah dokter yang juga Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sungaiapit dr Adrian. Ia dibantu delapan paramedis, juga dari Puskesmas Sungaiapit ditambah petugas Puskesms Pembantu (Pustu) Kampung Penyengat. Hanya ada seorang warga yang mesti dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak karena diduga menderita tumor ringan.

Sedangkan, layanan pendidikan yang dilaksanakan adalah sosialisasi dampak kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan kepada para siswa SMAN 3 Sungaiapit, juga pada Sabtu (12/12) pagi. Penjelasan mengenai berbagai hal terkait kebakaran lahan dan hutan juga kabut asap disampaikan oleh Magrina Rahayu dari Seruni Riau.

Sosialisasi diberikan kepada 150 siswa dari 162 siswa yang menuntut pendidikan di sekolah ini. Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 3 Sungaiapit Nizar menyambut dan mengapresiasi kegiatan yang digelar aliansi sempena Hari Hak Asasi Manusia Sedunia yang diperingati 10 Desember setiap tahunnya.

Ketua SPR Rendy Perdana dalam rilis yang diterima menerangkan bahwa rangkaian kegiatan ini mereka laksanakan bersandarkan pada kenyataan kondisi layanan kesehatan yang didapatkan masyarakat, yang semestinya sebagai salah satu hak paling mendasar dan asasi dalam kehidupannya, yang harus diberikan layak dan gratis oleh pemerintah.

‘’Ini juga bentuk upaya rehabilitasi pasca bencana asap, terutama bagi yang mendapatkan dampak kesehatan karena bencana kabut asap yang baru lalu. Dampak itu bisa berlangsung lama. Apalagi, kita sudah mengalami bencana ini selama 18 tahun berturut-turut tanpa hentu,’’ kata Rendy.

 

Sumber riaupos.co, Rabu 16 Desember 2015

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top