Alumni Sekolah Kepamongan Gelar Seminar di Siak Bahas Otonomi Daerah

Alumni Sekolah Kepamongan Gelar Seminar di Siak Bahas Otonomi Daerah

Alumni Sekolah Kepamongan Gelar Seminar di Siak Bahas Otonomi Daerah

No Comments on Alumni Sekolah Kepamongan Gelar Seminar di Siak Bahas Otonomi Daerah

Bupati Siak H Syamsuar ditunjuk sebagai salah satu narasumber pada forum seminar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) di Gedung Tengku Mahratu (GTMR) Sabtu, (16/7/2016). Selain Syamsuar turut menjadi narasumber Mantan Plt Gubri Djoehermansyah Djohan, Ketua IKPTK Riau Achmad, dan Plt Sekda Rohil Surya Arfan. Seminar tersebut bertemakan “Analisis Kritis atas Pembagian Urusan Pemerintah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014”.

Alfedri selaku Ketua IKAPTK Siak mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah untuk bertukar fikiran dan upaya bagaimana mencapai efektifitas dan pelayanan publik berjalan baik dan meningkatkan daya saing pemerintah daerah. Sehingga daerah dapat terpacu untuk mencapai kesejahteraan masyarakatnya.

Sebelum seminar dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Presiden Otonomi Daerah (i-OTDA) dengan Pemerintah Kabupaten Siak tentang kerjasama peningkatan Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah di Kabupaten Siak.

Djohermansyah Djohan yang juga Ketua Nasional IKAPTK mengatakan, otonomi daerah hadir karena demokrasi. Kalau di Indonesia seperti zaman dulu, seperti orde baru yakni otoriterian militeristic tentu tidak akan jelas otonomi daerahnya.

Dengan adanya demokrasi melalui reformasi maka akan ada otonomi daerah yang terbagi ke dalam distrinution of power, checs and balances, equality participation and competiion, rule of low.

Achmad menyampaikan wujud pemerintahan diantaranya memiliki tugas untuk membangun nilai-nilai moral dan sopan santun di tengah masyarakat, pemeliharaan tatanan dan menyelesaikan permasalahan yang ada dengan sebaik mungkin.

“Strong leadership perlu dibarengi dengan etika kepemerintahan dan kopetensi,” jelas mantan Bupati Rohul ini.

Bupati Siak Syamsuar selaku tuan rumah menjadi narasumber terakhir. Ia menyampaikan adanya kerisauan pemerintah, artinya di satu sisi ada berkeinginan keseimbangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Sebab jika satu yang tidak seimbang nantinya akan menjadi sesuatu yang kuat dan kesepakatan dan persetujuan yang matang menjadi komitmen dan keinginan semua.

Kemudian di sisi lain terlihat juga adanya daerah yang mampu dengan kondisi Undang-undang masa lalu. “Kami melihat dari segi Riau menurut kami tidak terganggu kalau memang sepanjang dari kepala daerahnya tidak berbuat yang macam-macam artinya sesuai dengan aturan,” ungkap Syamsuar.Â

Turut hadir Mantan Rektor IPDN Jatinangor Suhajar Diantoro yang saat ini menjabat sebagai staf ahli Mendagri, serta pejabat lainnya se-  Riau dan Kepri yang umumnya alumni APDN dari angkatan pertama hingga 16.

 

Sumber goriau.com, Selasa 19 Juli 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top