Apel Nusantara Bersatu, Bupati Siak: Mari Kita Jaga Kebhinnekaan di Negeri Istana

Apel Nusantara Bersatu, Bupati Siak: Mari Kita Jaga Kebhinnekaan di Negeri Istana

Apel Nusantara Bersatu, Bupati Siak: Mari Kita Jaga Kebhinnekaan di Negeri Istana

No Comments on Apel Nusantara Bersatu, Bupati Siak: Mari Kita Jaga Kebhinnekaan di Negeri Istana

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi tak kuasa menahan haru, saat menyampaikan orasi kebangsaan pada Apel Nusantara Bersatu di halaman Kantor Bupati Siak, Rabu (30/11) pagi. Dengan suara terbata-bata, Syamsuar menyerukan agar masyarakat turut serta menjaga dan merawat kebhinekaan di Kabupaten Siak.

“Mari bersama-sama kita jaga kebhinekaan di Negeri Istana yang kita cintai ini,” jelasnya.

Bupati menceritakan bagaimana perjuangan Raja Sultan Syarif Kasim II yang telah mengorbankan segala-galanya untuk tegaknya persatuan dan kesatuan NKRI.Â

“Pahlawan Nasional Sultan Siak ke 12 Sri Sultan As Sayydis Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifuddin II atau yang lebih dikenal Sultan Syarif Kasim II telah menorehkan tinta emas dalam kisah kepahlawanan bangsa ini. 71 tahun lalu, usai memimpin upacara penaikan bendera merah putih di halaman Istana Asserayah El Hasyimiyah, beliau menemui Presiden Sukarno untuk menyerahkan kedaulatan kerajaan berikut kekayaan yang tidak sedikit. Dan lebih memilih hidup sederhana sebagai rakyat biasa hingga akhir hayatnya,” kata Syamsuar sambil menyeka air mata yang menetes di pipinya.

Hari ini, lanjutnya, bangsa ini tengah melalui ujian berat, yang justru datang dari bangsa sendiri. Bapak proklamator, Bung Karno pernah berkata, perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih berat karena melawan bangsamu sendiri.

“Tepat seperti prediksi Presiden pertama kita, bahwa ujian bangsa kita saat ini adalah persatuan dan kesatuan bangsa kita sendiri,” sebut Syamsuar.

“Sebagai suku Melayu, bukan hal aneh bagi kita untuk berfikiran terbuka, menghargai perbedaan dan tetap kokoh dalam pendirian dan keyakinan sebagai umat beragama serta bisa bergaul dengan suku bangsa dan agama apapun di bumi Melayu kita ini,” jelasnya.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat dan saudara-saudara menjaga dan merawat kebersamaan dan warisan kebhinekaan ini. Karena dengan demikian, sama halnya dengan kita menghidupkan cita-cita dan menghargai pengorbanan perjuangan pahlawan untuk NKRI,” tambahnya.

Terkait persoalan tuntutan Ahok di Jakarta yang akhir-akhir ini mengusik kehidupan bangsa ini. Mari sama-sama ditegaskan tidak ada hubungan dan pengaruhnya dengan kebhinekaan. “Mari kita jawab ancaman disintegrasi yang mengintai dengan menempatkan segala sesuatu dan mengembalikan berbagai persoalan sesuai tuntutan hukum yang berlaku di negeri ini,” ujarnya.

Sementara, Dandim 0303 Bengkalis yang diwakili Perwira Penghubung Mayor Infantri Sumarno mengajak kepada seluruh lapisan masysarakat untuk menjaga kedaulatan NKRI.http://siakkab.go.id/wp-admin/post-new.php

“Maraknya isu makar ditengah-tengah kita, biarpun itu belum terbukti namun ancamannya akan berdampak mengganggun keutuhan NKRI. Maka dari itu kita semua harus besatu padu untuk mempertahankan kesatuan dan persatuan Republik Indonesia, di atas kepentingan suku, kelompok maupun golongan,” ajaknya.

Kapolres Siak AKBP Restika P Nainggolan juga menyerukan hal yang sama. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Siak agar tidak terpengaruh dengan kondisi yang terjadi di Jakarta.

“Bangsa kita ini terdiri dari berbagai macam suku bangsa, berbagai macam bahasa daerah. Kebhinekaan kita itu harus dijaga. Jangan sampai terjadi seperti zaman dulu,” sebutnya.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Siak agar waspada dan bisa menangkal setiap aliran ataupun radikalisme yang bisa menganggu dan merusak persatuan dan kesatuan kita,” pungkasnya.

Apel tersebut diikuti oleh polisi, ASN Pemkab Siak, honorer, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa dan pelajar, selain itu juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Tionghoa, tokoh agama, tokoh adat, anggota Forkompimda, pimpinan instansi vertikal, pimpinan MUI serta forum kerukanan umat beragama.

Sumber goriau.com, Rabu 30 November 2016

 
linked in share button

Leave a comment

Back to Top