Budi Daya Perikanan Tulang Punggung Perekonomian Nasional

Budi Daya Perikanan Tulang Punggung Perekonomian Nasional

Budi Daya Perikanan Tulang Punggung Perekonomian Nasional

No Comments on Budi Daya Perikanan Tulang Punggung Perekonomian Nasional

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan budi daya perikanan menjadi tulang punggung Perekonomian Nasional. Kurun waktu lima tahun terakhir, jumlah usaha budi daya perikanan meningkat pesat.

“Berkelanjutan adalah kerangka dalam budi daya perikanan Indonesia saat ini,” kata Menteri Susi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (1/11).

Dia mengungkapkan, secara nasional dalam kurun waktu lima tahun terakhir, usaha budi daya perikanan meningkat sebesar 23,74 persen dari 6,27 juta ton pada 2010, menjadi 14,52 juta ton pada 2015.

Dari total produksi 14,52 juta ton pada 2015, 70,45 persennya merupakan produksi rumput laut, 22 persennya berasal dari budidaya ikan air tawar seperti patin, nila, lele, gurame dan juga bandeng.

Kemudian untuk udang, komoditas laut seperti kakap dan kerapu, produksinya adalah 4 persen dari total produksi. Hal itu, ujar Susi, didukung dengan kekayaan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk sektor perikanan budidaya tersebut.

“Dari 11,8 juta hektare lahan budidaya laut berpotensi, 2,3 juta hektare lahan budidaya payau dan 2,5 juta hektare lahan budidaya air tawar seluas, baru sebagian kecil dimanfaatkan,” katanya.

Dalam sejumlah kesempatan, Menteri Kelautan dan Perikanan mengungkapkan, anggaran untuk perikanan budi daya pada tahun 2016 bakal meningkat sebanyak tiga kali lipat dibandingkan dengan anggaran tahun sebelumnya. “Untuk budi daya pada tahun 2016 kami anggarkan Rp1,6 triliun atau hampir tiga kali anggaran budi daya tahun 2015,” kata Susi saat membuka acara “Indonesia Aquaculture 2015” di Tangerang Selatan.

Sumber infopublik.id, Senin 02 November 2015

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top