Bupati Resmikan Tiga Masjid, ‘Wujudkan Masyarakat Agamis dan Berbudaya Melayu’

Bupati Resmikan Tiga Masjid, ‘Wujudkan Masyarakat Agamis dan Berbudaya Melayu’

Bupati Resmikan Tiga Masjid, ‘Wujudkan Masyarakat Agamis dan Berbudaya Melayu’

No Comments on Bupati Resmikan Tiga Masjid, ‘Wujudkan Masyarakat Agamis dan Berbudaya Melayu’

Bupati Syamsuar meresmikan tiga masjid dalam sepekan belakangan ini. Pembangunan masjid tersebut tidak lain untuk mewujudkan visi dan  misi Kabupaten Siak yakni membentuk masyarakat yang agamis.

Sabtu (20/2), Bupati Syamsuar meresmikan Masjid Sultan Ismail Abdul Jalil Jalaluddin Syah di Jalan Padat Karya, Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura.

Sedangkan sehari sebelumnya, Bupati meresmikan Masjid Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffarsyah di Kecamatan Minas dan Kamis (18/2) meresmikan Masjid Abdul Djalil Rachmad Syah di Kecamatan Lubuk Dalam.

Dijelaskan Syamsuar, pembangunan masjid tersebut diwujudkan dari aspirasi masyarakat. Sengaja didirikan masjid di setiap kecamatan sebagai fasilitas beribadah,sekaligus tempat belajar agama. Diharapkan upaya ini mampu mencapai visi dan misi Kabupaten Siak ‘Mewujudkan Masyarakat Agamis dan Berbudaya Melayu’.

Menurut Syamsuar, masjid merupakan tempat ibadah yang berfungsi stategis yaitu selain tempat ibadah juga berperan sebagai  pusat pendidikan islam, pusat penyebaran agama islam.

Mesjid juga salah satu tempat untuk belajar manajemen keuangan karna sistem keuangan masjid selalu transparan karna setiap hari dan setiap minggu selalu ada laporan keungan.

“Masjid ini terbangun bukti perhatian Pemerintah Kabupaten Siak terhadap aspirasi dari masyarakat Minas. Artinya permintaan dari masyakat Minas, kami berharap masyarakat bersedia makmurkan masjid ini.

Posisi masjid ini strategis, tepat di pinggir jalan lintas, harapan kami masyarakat dan pengurus dapat membenahi lebih bagus, agar lebih nyaman karna ini,” kata Syamsuar saat meresmika Masjid Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffarsyah di Kecamatan Minas.

Masjid yang dibangun di kilometer 6, Kecamatan Minas ini memang sengaja ditempatkan di tepi jalan nasional. Yaitu, di lintas Pekanbaru-Dumai sebagai gerbang masuk sudah semestinya dibangun mesjid yang lebih representatif yang melambangkan Kabupaten Siak yang identik dengan Islam.

Di samping itu juga lokasi ini juga dapat tempat persinggahan untuk menunaikan salat  bagi umat Islam yang berada dalam bepergian.

Masjid di Kecamatan Minas ini diberi nama Masjid Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffar Syah. Yaitu, nama Sultan ke-6 dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare, luas bangunan ini adalah 1584 meter persegi yang dapat menampung jamaah 1.200 orang.

Sementara Masjid Sultan Ismail di Kecamatan Mempura yang juga Barus diresmikan mampu menampung 800 jamaah. Dengan luas bangunan 1.015 meter pesegi dan berornamen benteng. Masjid ini berdiri di atas lahan 5 haktare lebih, lahan yang diwakafkan masyarakat setempat.

Masjid ini telihat indah, empat kubah bertengger di bagian atas sisi depan, kanan, kiri dan tengah dan kubah paling besar berdiameter sekitar 8 meter. Bangunan tempat wudhu di sisi kiri masjid menjadi pelengkap.

 

Sumber riaumandiri.co, Senin 22 Februari 2016

Similar Posts:

    None Found

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to Top