Bupati Siak Berbagi Tips Berhaji Pada JCH Kabupaten Siak

Bupati Siak Berbagi Tips Berhaji Pada JCH Kabupaten Siak

Bupati Siak Berbagi Tips Berhaji Pada JCH Kabupaten Siak

No Comments on Bupati Siak Berbagi Tips Berhaji Pada JCH Kabupaten Siak

Ragam pengalaman yang dirasakan di tanah haram saat berhaji dan umrah, ternyata masih melekat kuat dalam ingatan Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si. Ditanah suci itu, Syamsuar mengaku banyak mendapat pelajaran berharga dari pengalaman pribadi, nasihat dari pengelola haji dan umrah, maupun sesama jamaah haji terkait bagaimana mendapatkan kemudahan saat melaksanakan rukun Islam kelima tersebut.

Saat membuka kegiatan Manasik Haji Pemerintah Kabupaten Siak Tahun 2018, Selasa malam (3/7/18) di Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center Madinatul Ulum Siak Sri Indrapura, Syamsuar berbagi pengalamannya kepada 228 orang Jamaah Calon Haji (JCH) se-Kabupaten Siak. Sekitar setengah jam, ratusan JCH tampak antusias mendengarkan sambutan orang nomor satu Negeri Istana tersebut, termasuk cerita bagaimana saat pertemuan Syamsuar dengan Imam Besar Syekh Abdurrahman As-Sudais serta para habib dan ulama disana.

“Bersyukur kita bapak ibu saat ini berdasarkan laporan dari Pak Kakan Kemenag yang sudah ikut manasik sampai 20 kali. Namun saya mengajak kita semua untuk tetap menjaga hati dan keikhlasan kepada Allah, jangan lupa berdoa minta dimudahkan melaksanakan rukun dan wajib haji”, kata Syamsuar saat membuka bicara.

Syamsuar juga mengingatkan para JCH yang akan diberangkatkan dalam kloter 10 embarkasi Batam Tanggal 29 Juli mendatang untuk selalu menjaga fisik yang prima dan kesehatan. Kata dia, kesehatan itu sangat penting sebagai modal awal, namun patuh dengan nasihat petugas kesehatan dan petugas pendamping haji juga tak kalah penting.

“Disana nanti kalau bapak ibu ada yang sakit dan sebagainya mohon saran petugas medis dituruti, misalnya kalau disuruh banyak minum, disuruh makan buah, termasuk makan makan obat juga diikuti. Bila perlu persiapkan obat persediaan rutin untuk 35 hari kedepan. Nanti bisa dikonsultasikan dengan dokter pendamping disana. Kami doakan bapak dan ibu diberikan kemudahan”, ajak Syam.

Kepada kaum ibu, Syamsuar menyarankan untuk memperhatikan dan mengukur kemampuan fisik dalam beribadah saat cuaca panas ekstrim menyerang jelang puncak pelaksanaan haji.

“Kalau cuaca terlalu panas, pulang dan pergi ke Masjidil Haram itu jauh dan menguras energi, saya sarankan berdiam di Masjid saja menunggu masuknya waktu sholat, atau sholat di penginapan menjelang hari puncak pelaksanaan haji”, ungkapnya.

Sebelum diberangkatkan ke tanah suci, Datuk Setia Amanah itu juga mengajak para JCH untuk memperbanyak istigfar dan bermaaf-maafan baik dengan keluarga, rekan kerja dan tetangga.

“Soal rumah tangga jangan diremehkan, jangan lupa bagi suami dan istri untuk saling bermaafan. Kita kadang lupa rumah tangga dalam perjalanannya banyak cobaan dan lika-liku kehidupan. Untuk itu mari kita semua bermaafan dan minta ampun pada Allah”, ajak Syam.

Saat berumroh awal Ramadhan lalu kata Syamsuar, salah seorang pimpinan proyek perluasan Masjidil Haram waktu itu juga pernah bercerita bahwa orang Indonesia dikenal tertib dan santun dalam rangkaian pelaksanaan ibadah haji.

“Bapak dan ibu harus menjaga nama baik selama ini melekat pada JCH asal indonesia. Apalagi nanti di Raudah, sudah ada pengaturan jadwal untuk jamaah laki-laki dan perempuan untuk kita patuhi. Asal ikuti sekat-sekatnya dengan tertib dan sabar, InsyaAllah bisa sampai ke Raudah. Tapi mohon bapak ibu jangan berlama-lama karena harus bergantian jamaah lain”, sebut Syamsuar.

“InsyaAllah kami sebagaimana tahun-tahun sebelumnya bersama pak Wakil Bupati, akan mengantar dan menjemput bapak ibu dari Siak hingga ke embarkasi Batam. Mudah-mudahan bapak ibu semuanya diberikan kesehatan dan kemudahan dalam memperoleh haji yang mabrur”, tutupnya.

Sumber : Humas Kab. Siak, 05 Juli 2018

Similar Posts:

    None Found

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top