Bupati Syamsuar Minta Maaf pada Warga

Bupati Syamsuar Minta Maaf pada Warga

Bupati Syamsuar Minta Maaf pada Warga

No Comments on Bupati Syamsuar Minta Maaf pada Warga

Bupati Siak, Syamsuar meminta maaf pada warganya terkait krisis listrik di daerah mereka. “Saya mendapat laporan mengenai krisis listrik yang kian dahsyat di Siak. Lampu mati hidup tak kenal waktu. Banyak yang mengirim pesan memarahi-marahi saya juga. Sangat wajar dan sangat bisa saya pahami,” ucap Bupati. Sebut Bupati, persoalan listrik ini kewenangannya tidak hanya di Pemda. Dari dulu, masalah listrik sudah menjadi prioritas utama. Untuk merealisasikan itu, Bupati mengaku sudah mendesak pihak-pihak terkait agar memberikan perhatian khusus. “Alokasi anggaran untuk itu tidak pernah berkurang. Kami turut mendesak agar pihak-pihak terkait lintas Kementerian dan Lembaga juga turut memberikan perhatian serius soal ini,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakannya, usaha dan upaya terus dilakukan. Bahkan, PLN akan membangun gardu induk di Perawang, yang kini dalam proses pembebasan lahan.  Untuk pembangunan bidang kelistrikan, Pemda Siak juga terus berusaha. Elektrifikasi dari 33 persen sampai sekarang mencapai 62 persen. Dari 6 Kecamatan yang belum ada listrik, sekarang hanya tinggal Kecamatan Sei Mandau saja. Saat ini sudah mulai dipasang jaringan dari Perawang ke Sei Mandau. Mesin listrik sudah terpasang 14 buah dengan kekuatan 25 mw di Sei Rawa. Sayangnya hanya hidup 0,8 KW karena gas kurang. Ini juga butuh solusi yang kewenangannya juga tidak sepenuhnya ada di Pemda. “Setiap usaha tanpa henti saya akui tetap masih kurang, karena keterbatasan sumber energi dan bertambahnya volume kebutuhan di masyarakat. Tidak hanya rakyat saja yang kesal, saya pun kalau di kantor sedang asyik kerja dan memimpin rapat, masih sering diwarnai mati listrik,” ucapnya.  “Meski bisa diakali memakai genset, saya memikirkan bagaimana rakyat yang tidak memiliki genset di rumah-rumah mereka? Sungguh saya turut merasakan apa yang rakyat kesalkan,” sambungnya.

Dijelaskannya, listrik ini kebutuhan mendesak. Kebutuhan orang banyak. Dulu mantan Dirut PLN yang juga mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan pernah berkata, krisis listrik di Siak bagai anak ayam mati di lumbung padi. Daerah kaya tapi persoalan listrik masih saja ada. Beliau sangat paham apa yang Siak alami. “InsyaAllah, saya akan terus berkomitmen ‘berteriak’ menyuarakan masalah listrik ini pada pihak-pihak terkait. Seraya terus berupaya semaksimal mungkin mengeluarkan kebijakan yang menjadi kewenangan dan tanggungjawab saya sebagai kepala daerah. Masalah listrik ini sangat kompleks dan harus ‘dikeroyok’ sama-sama, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi dan di pemerintah pusat,” ungkapnya. “Siang ini Alhamdulillah saya dapat menemui Bapak Agus wibisono, Dirjen ketenagalistrikan Kementerian ESDM. Dalam pertemuan yang tak terjadwal ini, saya langsung menyampaikan aspirasi rakyat di daerah yang saya pimpin.  Kami berdiskusi aktif dan saya mendesak ada solusi konkrit,” katanya lagi. “Saya mohon maaf bagi rakyat yang masih kesal dengan persoalan listrik. Percayalah, saya tidak diam. Semoga Allah SWT meridhoi setiap ikhtiar kita dan memberi jalan keluar terbaik untuk rakyat Siak,” imbuhnya.

Sumber, Kapurnews.com Rabu, 3 Agustus 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top