Cegah Cacat Permanen Akibat Polio, Masyarakat Siak Diminta Ikut Pekan Imunisasi Nasional

Cegah Cacat Permanen Akibat Polio, Masyarakat Siak Diminta Ikut Pekan Imunisasi Nasional

Cegah Cacat Permanen Akibat Polio, Masyarakat Siak Diminta Ikut Pekan Imunisasi Nasional

No Comments on Cegah Cacat Permanen Akibat Polio, Masyarakat Siak Diminta Ikut Pekan Imunisasi Nasional

Anak usia bawah lima tahun (Balita) sangat rentan terjangkiti penyakit polio yang dapat menyebabkan cacat permanen dan tidak bisa disembuhkan. Untuk mencegah kecacatan tersebut, balita dianjurkan mendapatkan imunisasi polio.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Siak, Toni Candra yang seirama mengajak masyarakat Siak menyukseskan agenda Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2016 yang dilaksanakan serentak di Indonesia.

“Kecacatan akibat polio ini juga tidak bisa dipulihkan. Satu-satunya cara ya dengan mencegah virus masuk. Makanya ibu-ibu ayo bawa anak balitanya ke pos-pos terdekat untuk diimunisasi,” terang Kadiskes Siak tersebut, Rabu (2/3/2016) di Siak.

Ia pun menuturkan betapa pentingnya imunisasi untuk memutus rantai importasi virus dan untuk melindungi anak dari penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan, cacat dan kematian.

“Mari kita mulai dari Siak, untuk menuju Indonesia bebas polio tahun 2020. Pemberian vaksin polio ini akan dibagikan kepada balita usia 0-59 bulan,” ajaknya.

Mengenai persoalan vaksin halal atau tidaknya, Kadiskes Siak itu pun menjelaskan bahwa vaksin imunisasi polio tersebut terjamin aman dan tidak bertentangan dengan Fatwa MUI No 4 Tahun 2016 menerangkan bahwa segala vaksin memiliki ketentuan hukum mubah apabila dijadikan obat.

“Kita gunakan imunisasi tetes, bukan disuntik. Jadi aman. Soal Fatwa MUI, vaksin boleh disuntikan selagi itu untuk dijadikan obat,” tuturnya.

 

Sumber goriau.com, 02 Maret 2016

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top