Cegah Penyebaran Filariasis, Petugas Kesehatan Bagikan Obat Gratis ke Masyarakat

Cegah Penyebaran Filariasis, Petugas Kesehatan Bagikan Obat Gratis ke Masyarakat

Cegah Penyebaran Filariasis, Petugas Kesehatan Bagikan Obat Gratis ke Masyarakat

No Comments on Cegah Penyebaran Filariasis, Petugas Kesehatan Bagikan Obat Gratis ke Masyarakat

Guna mencegah penyebaran virus Filariasis (kaki gajah, red) di tengah masyarakat, petugas kesehatan Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, menggelar kegiatan pemberian/pembagian obat kaki gajah secara gratis kepada ratusan masyarakat dan anak-anak, Sabtu (01/10/2016) siang, bertempat di Aula kantor desa.

Pemberian obat pencegahan penyakit kaki gajah yang dihadiri oleh ratusan warga dan anak-anak tersebut, juga dihadiri oleh Penghulu Kampung Banjar Seminai Hj Siti Aminah, Kadus Banjar Agung Herianto, Ketua RW, Ketua RT, serta seluruh kader Posyandu yang ada di Kampung Banjar Seminai.

Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Banjar Seminai H Suyadi menuturkan, bahwasanya pemberian obat filariasis yang digelar pada tanggal 1 Oktober 2016 ini, merupakan kali kelima sejak dijalankannya program pemberian obat pencegahan penyakit kaki gajah oleh Kementerian Kesehatan pada sekitar 5 tahun yang lalu.

“Pemberian obat pencegahan penyakit kaki gajah di Kampung Banjar Seminai tahun ini, merupakan kali kelima sejak dimulainya pada tahun 2012 lalu, yang kemungkinan tahun ini merupakan tahap terakhir,” terang Suyadi.

Selain menyediakan obat, para petugas kesehatan dan ibu-ibu kader Posyandu Kampung Banjar Seminai itu juga menyediakan air minum dan buah pisang, yang disediakan untuk anak-anak dan para orang tua yang tidak terbiasa meminum obat.

“Pada pemberian obat filariasis ini, para petugas juga telah menyediakan air minum dan buah pisang sebagai sarana mempermudah bagi anak-anak dan orang tua saat menelan obat, karena kebanyakan dari mereka terbiasa minum obat dengan air putih dan buah pisang,” lanjutnya.

Sebelum diberikan obat, sejumlah masyarakat (khususnya para orang tua lansia, red) diperiksa kondisi kesehatannya oleh petugas kesehatan, mengingat obat filariasis tersebut tidak dibenarkan dikonsumsi oleh masyarakat yang memiliki penyakit lever, diabetes, hipertensi dan ibu hamil.

Sumber infosiak.com, Sabtu 01 Oktober 2016

linked in share button

Leave a comment

Back to Top