Desa Bebas Api Ajak Warga Olak Cegah Karlahut

Desa Bebas Api Ajak Warga Olak Cegah Karlahut

Desa Bebas Api Ajak Warga Olak Cegah Karlahut

No Comments on Desa Bebas Api Ajak Warga Olak Cegah Karlahut
Mendorong desa-desa agar tidak membakar lahan adalah sebuah langkah yang sangat baik demi mencegah Kebakaran Lahan dan Hutan (karlahut). Berbagai program telah banyak disosialisasikan kepada masyarakat Desa Olak, Kecamatan Sei Mandau, Kabupaten Siak. Namun, hanya program Desa Bebas Api yang dicetuskan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang bagus.

Demikian disampaikan Pelaksana tugas sementara (Plt) Sekretaris Desa Olak, Kecamatan Sungai Mandau, Kabuapaten Siak, Sudirman dalam acara Sosialiasi Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan serta Program Desa Bebas Api di Gedung Sialang Pandan yang ditaja Yayasan Kabut Riau dan RAPP, Senin (23/5).

”Alhamdulillah, kami sudah tergabung dalam program Desa Bebas Api dan hari ini antusiasme masyarakat desa kami yang datang juga mencapai puluhan orang. Acara ini memberikan pencerahan kepada masyarakat akan bahaya kebakaran lahan dan menambah pengetahuan mereka mengenai cara membuka lahan yang baik dan tanpa bakar,”ujar Sudirman dengan semangat.

Dituturkannya, program Desa Bebas Api yang dibuat oleh RAPP dengan membentuk crew leader  atau koordinator program yang ada disetiap desa merupakan langkah yang baik. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan perusahaan pulp dan kertas ini tidak ingin bekerja sendirian dan melibatkan warga setempat.

”Kami menilai program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dengan lingkungan dan masyarakat. Perusahaan tidak ingin bekerja sendiri sehingga dalam program ini mereka membentuk Crew Leader. Hal ini patut ditiru oleh perusahaan lain,” katanya.

Sementara itu, Stakeholder RAPP, Khaerul Basyar mengatakan tujuan sosilasisasi ini adalah untuk terus mengajak masyarakat mencegah Karlahut melalui program Desa Bebas Api dan Masyarakat Peduli Api. Program Desa Bebas Api yang telah diselenggarakan sejak tahun 2014 ini telah memiliki 20 Desa dari 5 Kabupaten dengan insentif sebebsar Rp 100 juta bagi desa yang berhasil menjaga lahannya dari kebakakaran.

”Perusahaan akan memberikan penghargaan kepada Desa yang dapat menjaga desanya dari kebakaran lahan sebesar Rp 100 juta dalam bentuk infrastruktur pilihan masyarakat. Satu orang masyarakat dari desa Program Desa Bebas Api ini akan diberdayakan sebagai ketua tim di desa yang membantu Kepala Desa dan Babinkantibmas guna mensinergikan semua pemangku kepentingan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan. Seminggu ini kami akan mensosialisasikan mengenai program Desa Bebas Api ini di tiga kecamatan di Siak. Dengan adanya sosialisasi ini kami harap semua pihak dapat mendukung Riau tanpa asap,” tutupnya.

 

Sumber goriau.com, Selasa 24 Mei 2016

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top