Menjelang natal dan tahun baru ini, masyarakat Riau khususnya kota Pekanbaru diminta untuk mewaspadai kehadiran parsel bermasalah. Parsel bermasalah ini menitipkan makanan dan minuman yang telah kadaluarsa atau barang ilegal lainnya.

Kepala Bidang Pengawasan dan Perlindungan Disperindag Kota Pekanbaru, Eddy Fahmi dalam keterangannya Senin, (14/12), mengatakan, masyarakat jangan sampai menggunakan parsel bermasalah itu, perlu kejelian dan ketelitian saat membeli parsel.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akan kembali meningkatkan pengawasan terhadap perdagangan parsel ini. “Ini agar jangan sampai ada oknum memanfaatkan banyak makananan dan minuman bermasalah itu,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk pengawasan sendiri lanjut Eddy, pihaknya lebih memprioritaskan pusat-pusat perbelanjaan yang besar ketimbang yang kecil. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan toko yang menjajalkan parsel akan ikut diawasi juga. Hal ini dilakukan untuk menutup celah bagi pelaku usaha yang menjual produk yang sudah tidak layak jual.

“Kita ingin memastikan, apakah produk yang digunakan untuk parsel tersebut aman dan tidak kadaluarsa. Jika memang ada yang menyalahi aturan maka akan kita tarik,” tutunya.

Menurut Eddy, biasanya menjelang pergantian tahun dan perayaan natal.  Diprediksi permintaan akan produk makanan dan minuman meningkat. Sehingga dikhawatirkan adanya oknum pelaku usaha yang memanfaatkan momen dengan mengeluarkan produk lama yang sudah tidak layak konsumsi.

Source: infopublik.id, Selasa, 15 Desember 201511:35 am WIB|M