Finis di Urutan III Etape II Tour de Siak 2016, Selamat Juangga Ingin Main di Olimpiade

Finis di Urutan III Etape II Tour de Siak 2016, Selamat Juangga Ingin Main di Olimpiade

Finis di Urutan III Etape II Tour de Siak 2016, Selamat Juangga Ingin Main di Olimpiade

No Comments on Finis di Urutan III Etape II Tour de Siak 2016, Selamat Juangga Ingin Main di Olimpiade

Mantan pebalap Bumi Siak Pusako (BSP) Siak, Riau, Selamat Juangga berhasil mencuri perhatian penyuka olahraga balap sepeda, pada etape II Tour de Siak, Kamis (20/10/2016). Ia sangat kompetetif bertarung dengan 2 pebalap handal asal Vietnam yakni Duc Tam Trinh dan pebalap asal Inggris, Lewis Fellas.

Selamat dan 2 pebalap itu berhasil melepaskan diri dan meninggalkan puluhan pebalap lainnya jauh di belakang. 10 KM to finish, Selamat berjuang mati-matian merebut posisi depan. Ketegangan semakin memuncak 5 KM sebelum finis, dengan jarak yang sangat tipis.

Namun demikian, Selamat tertinggal sangat tipis dari 2 pesaingnya, sehingga terhitung finis pada posisi ke-3. Sedangkan posisi I diraih oleh Duc Tam Trinh dan posisi II diraih Lewis Felas.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena bisa meraih podium pada etape II. Ini podium pertama saya di Siak setelah 2 kali pernah ikut. Dulu ikut dari tim BSP. Untuk etape ini sangat memosir stamina, tapi masih bisa bersaing,” kata dia kepada Tribun usai konferensi pers di depan Istana Siak.

Untuk bisa bersaing dengan baik, kata dia, kerja sama tim juga menjadi penentu. Sedangkan stamina juga harus siap dan dalam keadaan fit 100 persen. Kiat-kiatnya untuk dapat meraih podium, harus relax dan fokus.

“Hari pertama memang agak terburu-buru, jadi kita coba sedikit relax namun fokus. Memanfaatkan peluang saat dalam gerombolan pebalap lain,” kata pria kelahiran Medan, 11 Februari 1992 itu.

Selamat bukankah pebalap minim pengalaman. Sejak dia SMP di Medan, ia sudah menjejal berbagai lintasan untuk olahraga sepesa. Bahkan ia sempat mengandrungi sepeda gunung.

“Tapi waktu itu saya sudah menjadi binaan ISSI Kota Medan. Hingga tahun 2007 saya ikut Kejurnas 2007 dan kejuaran di Malaysia tahun 2008,” kata dia.

Anak sulung dari pasangan Boimin dan Kahtmini ini juga mempunyai ekspektasi yang tinggi. Pengalaman di Tour de Siak menambah wawasannya untuk bersaing di tingkat dunia. Ikut mewakili Indonesia di olimpiade merupakan cita-citanya sejak dulu.

Tidak hanya itu, Selamat juga telah menjadi pebalap sepeda yang diperhitungkan dibtingkat nasional. Terbukti, ia juga ikut di Tour de Singkarak 2016, dan berhasil membawa tim meraih nonor 2. Selain itu, ia juga berhasil menempatkan diri pada posisi 8 untuk pebalap Indonesia pada ajang Tour de Singkarak 2016.

Saat ini, ia tinggal di Jogjakarta dan fokus pada iven balap sepeda. Meski sibuk dengan berbagai iven di balap sepeda, Selamat juga berhasil di bidang akademik. Setidaknya, ia lulusan fakultas hukum di perguruan tinggi Alhikmah Medan.

“Sakarang saya fokus main sepeda aja, karena untuk masuk ke tingkat dunia, tentu butuh proses. Upaya ini tetap mendapat dukungan dari orang tua dan adek-adek di rumah,” kata dia.

Sumber tribunnews.com, jumat 21 Oktober 2016

linked in share button

Leave a comment

Back to Top