Harga Cabe Meroket Hingga Rp80 Ribu/Kg, Disperindagkop Berencana Koordinasi dengan Dinas Pertanian

Harga Cabe Meroket Hingga Rp80 Ribu/Kg, Disperindagkop Berencana Koordinasi dengan Dinas Pertanian

Harga Cabe Meroket Hingga Rp80 Ribu/Kg, Disperindagkop Berencana Koordinasi dengan Dinas Pertanian

No Comments on Harga Cabe Meroket Hingga Rp80 Ribu/Kg, Disperindagkop Berencana Koordinasi dengan Dinas Pertanian

Dalam beberapa pekan terakhir ini, sebagian besar masyarakat Kabupaten Siak dikejutkan dengan melonjaknya harga cabe merah dan cabe rawit di sejumlah pasar tradisional, bahkan harga cabe merah mencapai sekitar Rp80 ribu/Kg.

Sebagaimana dikemukakan oleh Yanti (30), salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Kecamatan Dayun, dirinya menyebutkan bahwasanya harga cabe merah di pasar tradisional KM 55 Dayun mencapai Rp80 ribu/Kg, sedangkan untuk harga cabe rawit berkisar sekitar Rp40 ribu/Kg.

“Saya baru saja belanja di pasar KM 55 Dayun, ternyata harga cabe merah dan cabe rawit mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Yang mana beberapa hari lalu harga cabe merah hanya berkisar sekitar Rp50 ribu/Kg, namun tadi pagi naik menjadi Rp80.000/Kg nya,” papar Yanti, Rabu (12/10/2016) kepada Infosiak.com.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Paidi (50), salah seorang pedagang di pasar KM 55 Dayun, dirinya mengaku resah dengan kenaikan harga cabe yang mendadak mencapai Rp80 ribu/Kg itu, sehingga barang dagangannya (khususnya cabe, red) nyaris tidak ada didatangi oleh para pembeli.

“Kami juga terkejut dengan melambungnya harga cabe dalam beberapa hari ini Mas, karena biasanya kami (pedagang, red) bisa menjual hingga 15 Kg/hari, tapi hari ini pembeli berkurang karena harganya mahal, dan saya menjual cabe merah seharga Rp78 ribu/Kg nya,” kata Paidi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Kadisperindagkop) Kabupaten Siak H Wan Bukhori menyebutkan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Disperindagkop Provinsi Riau dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Siak. Guna mencarikan solusi terkait kenaikan harga cabe tersebut.

“Terkait kenaikan harga cabe di pasaran, kita akan koordinasikan dengan Disperindag Provinsi Riau, serta Dinas Pertanian Kabupaten Siak, apa sebab menurun produksi cabe di Siak. Sehingga cabe langka dan harganya naik, atau mungkin terjadi gagal panen di Sumatera Barat,” kata Wan Bukhori.

 

Sumber infosiak.com, Rabu 12 Oktober 2016

linked in share button

Leave a comment

Back to Top