Hobi Ngemil Makanan Manis? Lakukan 4 Cara Makan Ini Agar Tidak Menggemuk

Hobi Ngemil Makanan Manis? Lakukan 4 Cara Makan Ini Agar Tidak Menggemuk

Hobi Ngemil Makanan Manis? Lakukan 4 Cara Makan Ini Agar Tidak Menggemuk

No Comments on Hobi Ngemil Makanan Manis? Lakukan 4 Cara Makan Ini Agar Tidak Menggemuk

Gula, sudah tak diragukan lagi merupakan salah satu penyebab kegemukan. Konsumsi gula berlebihan juga bisa mengakibatkan diabetes hingga tekanan darah tinggi. Demi tubuh langsing dan kesehatan terjaga, World Health Organization merekomendasikan konsumsi gula maksimal enam sendok makan sehari dan itu sudah termasuk gula dari nasi putih, mie atau produk makanan terbuat dari tepung terigu.

Lalu bagaimana dengan mereka yang hobi mengonsumsi makanan manis? Pakar diet Georgie Fear, R.D., mengatakan bahwa Anda tidak perlu meninggalkan kebiasaan makan makanan manis. Ada beberapa trik agar Anda tetap bisa menikmati manisnya gula tanpa harus mengalami kenaikan berat badan.

1. Pilih Gula Alami
Gula, baik itu berupa glukosa, fruktosa atau laktosa memang bisa menimbulkan dampak yang sama terhadap tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Tapi makanan yang mengandung gula alami dan buatan tentu memiliki perbedaan dari segi nutrisi. Misalnya saja pisang, meskipun juga mengandung gula tapi juga kaya akan nutrisi dan memiliki jauh lebih sedikit kalori, lemak jenuh dan lemak trans dibandingkan donut lapis gula. Meskipun sama-sama mengandung gula, pisang juga kaya akan serat, protein dan lemak sehat. Jadi akan lebih baik jika Anda memuaskan hasrat makan manis dengan pisang yang dicelup dark chocolate ketimbang donut atau croissant bertabur gula cair atau gula tepung. Hanya saja perlu diingat, meskipun kalori dan gulanya lebih sedikit, makan pisang bersalut cokelat tetap harus dibatasi.

Baca Juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram

2. Makanlah Gula Bersama Nutrisi Lainnya
Saat makan karbohidrat dan gula, seimbangkan dengan nutrisi lainnya yaitu protein, serat dan lemak sehat. Tiga komponen tersebut bisa membantu memperlambat penyerapan gula ke aliran darah, sehingga gula darah tidak melonjak. Hal ini mencegah Anda merasa kelaparan, lemas atau mengantuk sesaat setelah makan.

Selain menjaga level energi dan gula darah tetap stabil, serat, protein dan lemak sehat akan membuat perut Anda kenyang lebih lama dan hasrat untuk makan manis pun berkurang. Setelah makan lauk, sayur dan lemak, Anda bisa ‘memanjakan’ lidah dengan sepotong cake cokelat atau cheesecake jika benar-benar ingin makanan manis. Tapi ingat, cukup sepotong saja. Tidak lebih.

3. Makan Manis Sebelum Olahraga
Olahraga memang seharusnya tidak dijadikan alasan untuk ‘melegalisasi’ Anda makan banyak penganan manis. Tapi aktivitas fisik memang bisa bantu menyingkirkan asupan gula berlebihan. Peneliti dari Syracuse University menemukan bahwa satu sesi angkat beban bisa mengurangi efek buruk dari makanan manis pada tingkat gula darah wanita hingga 15 persen selama 12 jam. Selain itu gula juga bisa memberikan Anda tambahan energi saat berolahraga, sehingga hasilnya lebih maksimal. Gula terbuang, kalori pun terbakar.

4. Hindari Makan Makanan Manis dengan Kopi
Kopi dan donut atau cookies, bukanlah ‘pasangan paling ideal’ untuk menikmati sore santai Anda. Kafein di dalam kopi bisa menghambat kemampuan tubuh untuk mengolah gula yang terdapat pada donut, cake atau makanan lain yang jadi ‘teman’ Anda minum kopi. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti dari Kanada menemukan bahwa ketika responden meminum dua cangkir kopi satu jam sebelum makan makanan manis, gula darahnya meningkat 16 persen ketimbang mereka meminum kopi yang tidak berkafein. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kafein menyebabkan sel-sel tubuh jadi kurang responsif terhadap insulin.

Sumber, Detik.com Senin, 03/08/2015 13:07 WIB

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top