Hyundai Jajaki Kerja Sama KITB

Hyundai Jajaki Kerja Sama KITB

No Comments on Hyundai Jajaki Kerja Sama KITB

Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) Hyundai di bawah anak perusahaanya PT KJG Steel Indonesia, melakukan penjajakan investasi di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Dalam pertemuannya bersama Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, manager PT KJG Nam Jung Gon mengatakan, kalau pihaknya serius untuk melakukan investasi. Namun, dari beberapa referensi yang diketahui dan berdiskusi bersama partner, ternyata di Provinsi Riau, persisnya di Kabupaten Siak miliki kawasan industri.

‘’Kami miliki banyak core bisnis yang dikembangkan nantinya,’’ ujar Nang dihadapan Syamsuar. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala BPMP2T Herianto SH,  Asisiten II Setdakab Dr H Syafrilenti MSi, dan pejabat lainnya. Keberadaan kawasan industri ini, menurutnya sangat berperan strategis, bagi perusahaan dalam lakukan ekspansi usahanya. Setakad ini, pihaknya sudah melakukan survei. Namun dari survei itu Siak dinilai paling tepat. Karena itu kami datang,’’ ujar dia.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyambut baik niat dari pengusaha asal negeri ginseng ini. Namun, orang nomor satu di Siak ini, minta pada investor untuk melakukan survei lokasi dahulu.

Setakad ini, sudah silih berganti investor melakukan penjajakan dan juga jalin kemitraan. Kemarin investor Malaysia menyatakan keseriusan dan komitmennya. Saat meninjau lokasi, langsung bawa perbankan, sebagai penjamin.

Begitu juga dengan konsultan perencanaan dan juga pengurusan perizinan sampai ke BPKM. Dalam pertemuan itu juga Syamuar menjelaskan, secara rinci terhadap peluang dan investasi untuk beinvestasi. Ia juga tak segan-segan menawarkan beberapa investasi pada investor yang kondisinya relevan degan saat ini.

Ia mencontohkan, di Riau luas perkebuan sawit capai 2 juta hektare lebih. Sudah berdiri Pabrik Kelapa Sawit (PKS), namun sayangnya, industri hilirnya tak ada. ‘’Ini peluang,’’ kata dia.

Selain itu sumber energi di Siak jadi primadona. Pertambangan Migas, jadi sumber investasi bagi investor, asalkan mau meirik industri penunjangnya. Sementara, dari konsep penawaran core bisnis yang disampaikan bersifat penunjang, seperti water treatment, perumahan, power plain dan lainnya.

Hal seperti ini, tak salah. Namun, aktvitas industri yang permanen belum ada. Bisa jadi sekiranya Hyundai ini memulainya bisa jadi motivasi bagi investor lainnya.

Sumber riaupos.co,  Rabu 01 Juli 2015

Similar Posts:

    None Found

« Previous Article Pasar Ramadan Dipadati Warga

Next Article » Wakil Bupati Safari Ramadhan di Kerinci Kanan

linked in share button

Leave a comment

Back to Top