Ini Efeknya Jika Tanpa Saran Dokter MPASI Diberi Sebelum Anak Usia 6 Bulan

Ini Efeknya Jika Tanpa Saran Dokter MPASI Diberi Sebelum Anak Usia 6 Bulan

Ini Efeknya Jika Tanpa Saran Dokter MPASI Diberi Sebelum Anak Usia 6 Bulan

No Comments on Ini Efeknya Jika Tanpa Saran Dokter MPASI Diberi Sebelum Anak Usia 6 Bulan

Atas anjuran dokter dengan mempertimbangkan kondisi tertentu, makanan pendamping ASi alias MPASI memang bisa diberikan sebelum bayi berusia 6 bulan. Namun, jika bayi diberi MPASI misalnya pisang atau nasi lembek secara sembarangan sebelum usianya 6 bulan, apa dampak yang bisa dialami?

Menurut dr Meta Hanindita SpA memang sebetulnya jika anak sudah menunjukkan tanda siap makan, berdasar saran dokter karena indikasi tertentu, MPASI bisa diberikan sejak 4 bulan. Tapi ingat, jika sudah ada tanda siap makan pada anak ya, Bunda.

“Namun, jika MPASI diberikan sebelum sistem pencernaan bayi siap untuk menerimanya, maka makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik dan bisa menimbulkan berbagai reaksi seperti diare, sembelit atau konstipasi, dan timbulnya gas,” tutur dr Meta dalam perbincangan dengan detikHealth.

Dokter yang praktik di RSUD Dr Soetomo Surabaya ini mengungkapkan tubuh bayi belum memiliki protein pencernaan yang lengkap. Berbagai enzim seperti amylase atau enzim yang diproduksi pankreas belum cukup ketika bayi belum berusia 6 bulan. Begitu pula dengan enzim pencerna karbohidrat seperti maltase serta sukrase, dan lipase serta bile salts yang berfungsi untuk mencerna lemak.

Dituturkan dr Meta, ketika nekat memberi bayi makanan selain ASI sebelum usia 6 bulan tanpa ada indikasi tertentu, ada kondisi paling gawat yang bisa terjadi yaitu invaginasi atau intususepsi. Kondisi ini di mana suatu segmen usus masuk ke dalam bagian usus lainnya sehingga menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius.

“Bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian. Walau penyebab pasti penyakit ini belum diketahui, namun hipotesis yang paling kuat karena pemberian MPASI yang terlalu cepat,” tutur dr Meta.

Baca juga: Untuk Bayi 7 Bulan Mana Porsi MPASI yang Ditambah, Bubur atau Buah?

Ia menambahkan, MPASI dini dapat meningkatkan risiko anak alergi dan terkena berbagai penyakit. Sebab, saat bayi menerima asupan lain selain ASI, maka kekebalan yang diterima bayi akan berkurang. Kemudian, pemberian MPASI dini berisiko membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman, apalagi jika MPASI yang disajikan tidak higienis.

Menurut dr Meta, banyak penelitian menyatakan pemberian ASI eksklusif mampu melindungi bayi dari berbagai penyakit seperti penyakit pernapasan, infeksi telinga, dan penyakit saluran pencernaan yang umum diderita anak-anak seperti diare. Untuk itu, memperpanjang pemberian ASI eksklusif ampuh menurunkan angka terjadinya alergi makanan.

“Di usia 4-6 bulan kondisi usus bayi masih ‘terbuka’. Nah, antibodi (sIgA) dari ASI bertugas melapisi organ pencernaan bayi dan memberikan kekebalan pasif, mengurangi terjadinya penyakit dan reaksi alergi sebelum penutupan usus terjadi. Sementara, bayi mulai memproduksi antibodi sendiri saat usia 6 bulan. Di usia itu pula penutupan usus terjadi,” pungkas dr Meta.

Baca juga: Kalau Begini Kondisinya, MPASI Tak Mesti Diberikan Saat Bayi Usia 6 Bulan(rdn/vit)

Sumber, Detik.com Jumat, 20/05/2016 10:00 WIB

Similar Posts:

    None Found

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top