Ini Titik Rawan Kecelakaan, Macet dan Longsor di Riau

Ini Titik Rawan Kecelakaan, Macet dan Longsor di Riau

Ini Titik Rawan Kecelakaan, Macet dan Longsor di Riau

No Comments on Ini Titik Rawan Kecelakaan, Macet dan Longsor di Riau

Polda Riau mengerahkan 6.000 personel untuk mengamankan mudik Lebaran dengan sandi operasi Ramadniya Siak 2016. Tujuannya, agar masyarakat merasa aman dari segala macam kendala selama menikmati libur Idul Fitri.

“Selama operasi Ramadniya Siak 2016 kita kerahkan anggota sebanyak 6.000 personel di seluruh Riau. Semuanya akan kita tempatkan di pos-pos pelayanan dan pengamanan yang kita dirikan,” ujar Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto kepada wartawan, Kamis (30/6/2016).

Dalam melaksanakan operasi Ramadniya Siak 2016, didirikan 71 pos di seluruh Riau. Untuk di Kota Pekanbaru ada 10 pos, di Dumai ada 5 pos, Bengkalis 9 pos, Rohul 7 pos, Rohil 6 pos, Kuansing 4 pos, Siak 5 pos, Inhil 5 pos, Inhu 5 pos, Pelalawan 5 pos, Kampar 8 pos dan kepulauan Meranti 2 pos.

“Untuk rawan laka, Pekanbaru 5 titik, Dumai 3 titik, Bengkalis 10 titik, Rohul 11 titik, Pelalawan 3 titik, Rohil 13 titik, Inhil 5 titik, Siak 4 titik, Inhu 3 Titik, Kampar 4 titik, Meranti 3 titik, Kuansing 2 titik,” katanya.

Sedangkan untuk Rawan Kemacetan, di Pekanbaru ada 15 titik, Dumai 1 titik, Rohul 5, Pelalawan 2, Rohil 3, Inhil 1, Inhu 1, Kampar 5, Kuansing 3, Meranti 4, Siak 4. Sedangkan untuk rawan banjir Pekanbaru 5 titik, Dumai 19 titik, Bengkalis 6titik, Rohul 4, Pelakawan Nihil, Inhu 1 titik, Kampar 1 titik, Kuansing 4 titik, Meranti 3 titik.

“Untuk wilayah rawan longsor, Inhil 1 titik, Inhu 2, Kuansing 2 titik, Siak 2 titik, Kampar 2 titik,” ucapnya.

“Pemetaan ini untuk membantu kami dalam menyiapkan langkah antisipasi guna mengurai segala persoalan di atas,” kata Supriyanto.

Untuk mengantisiapasi kejahatan jalanan selama operasi Ramadniya 2016, Supriyanto telah menginstruksikan anak buahnya untuk melakukan patroli rutin di sepanjang jalur yang dilalui pemudik. Selain itu, intel juga akan disebar di titik rawan kejahatan tersebut.

“Kita maksimalkan pengamanan di jalur mudik. Patroli rutin kita gelar. Anggota yang tidak berseragam juga kita sebar,” ungkap Supriyanto.

Supriyanto mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan perhiasan secara mencolok ketika mudik lebaran nanti. Ini merupakan langkah antisipasi terjadinya tindak kejahatan.

Sumber, Kapurnews.com Kamis, 30 Juni 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top