Inovasi Baru Penyulingan Air Gambut Mampu Atasi Kebutuhan Air di Musim Kemarau

Inovasi Baru Penyulingan Air Gambut Mampu Atasi Kebutuhan Air di Musim Kemarau

Inovasi Baru Penyulingan Air Gambut Mampu Atasi Kebutuhan Air di Musim Kemarau

No Comments on Inovasi Baru Penyulingan Air Gambut Mampu Atasi Kebutuhan Air di Musim Kemarau

Kemarau panjang yang terjadi di Sungai Apit Kabupaten Siak, berpotensi menjadi penyebab datangnya penyakit akibat langkanya air bersih. Mengantisipasi itu, Pemkab Siak melalui Dinas Kesehatan mengambil langkah itu ketersediaan air bersih bagi warga.

Mengantisipasi terjadinya kelangkaan air bersih, Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Pukesmas Sungai Apit, Dr Adrian Hidayat bersama Penghulu Kampung Lalang, Daroni, menemukan solusi dengan Inovasi teknologi tepat guna penyulingan air gambut menjadi air bersih dan putih jernih.
Saat ditemui Kamis (7/4/16), Dr Adrian mengatakan telah menemukan cara untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan air bersih untuk kegunaan sehari-hari. Untuk pelaksanaaanya, Puskesmas bekerjasama dengan Penghulu kampung Lalang.

“Alhamdulillah Kami pihak Pukesmas kecamatan Sungai Apit dan Pemerintah Kampung Lalang telah menemukan cara yang mampu membantu masyarakat luas dalam mendapatkan air bersih. Dan sudah melalui proses uji kelayakan di labor IPB (Institut Pertanian Bogor),” ujar Adrian.

Dr Adrian Hidayat juga memaparkan, selain peralatan yang sederhana untuk membuat penyulingan air gambut agar menjadi air putih dan bersih, teknologi ini juga mampu memproduksi air gambut yang bewarna merah untuk menjadi air minum yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Penghulu Lalang, Daroni mengaku secara khusus akan memperkenalkan penyulingan air bersih ini kepada masyarakat kampung Lalang dan seluruh warga yang bersentuhan langsung dengan tanah gambut menerspkannya.

“InsyaAllah teknologi yang kita temui ini akan membantu masyarakat luas terutama Kampung Lalang dalam menghadapi musim kemarau yang panjang, dan akan kita perkenalkan kepada masyarakat. Selain peralatannya yang sederhana, mudah didapatkan, juga ongkos pembuatannya yang murah, sehingga masyarakat tidak akan kesulitan untuk mengunakannya,” terang Daroni.

Sumbe rinfosiak.com, Kamis 07 April 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top