Kembangkan Etnik dan Kultur Melayu Siak Melalui Program Smart City

Kembangkan Etnik dan Kultur Melayu Siak Melalui Program Smart City

Kembangkan Etnik dan Kultur Melayu Siak Melalui Program Smart City

No Comments on Kembangkan Etnik dan Kultur Melayu Siak Melalui Program Smart City

Staf Kementerian Informasi dan Komunikasi Samsul Arif mengatakan, untuk mewujudkan Siak Smart City tidak harus mengunakan teknologi informasi semata, namun kita juga dapat menterjemahkan dengan memanfaatkan seluruh aspek dan potensi baik dari alam sekitar dan juga kultur. Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan pemaparan dalam acara bimbingan teknsi smart city yang berlansung di Kantor Bupati Siak, Selasa (24/10/17).

“Saya melihat usulan inovasi semua berbasis teknologi,  padahal tidak harus semua mengunakan teknologi, Sungai Siak sebagai kekayaan alam  dan sebagai jalur perdagangan yang membelah kota,  layak untuk  dikemas dalam mendukung smart city,” ujar Samsul Arif.

Banyak aspek yang perlu diperhatikan agar sebuah kota bisa menjadi smart. Adapun aspek utama dari smart city adalah smart governance, smart technology, smart infrastructure, smart healthcare, smart mobility, smart building, smart energy, dan smart citizen. Aspek tersebut menuntut setiap kota di Indonesia untuk menunjukan prestasinya menjadi Smart City masa depan.

Samsul Arif menjelaskan, mendorong dunia kepariwisataan Siak agar lebih maju, masuk dalam smart branding. Kita bisa buat iven pariwisata yang dapat menarik kunjungan wisatawan ke dearah ini, misal lomba memancing, dalam melestarikan ekosistim yang ada di Sungai Siak, masyarakat dilibatkan gerakan tabur benih ikan patin ke Sungai Siak, serta masyarakat dan wisatawan diberi pemahaman agar cinta terhadap lingkungan terutama daerah aliran Sungai Siak. Ini bisa menjadi daya tarik para pengunjung, namun ia mengapresiasi dua usulan yang disampaikan dari peserta Bimtek Smart City.

Sementara itu Anita salah seorang peserta Bimtek Smart City dari Dinas Perpustakaan mengungkapkan, tujuannya Kabupaten Siak harus mampu menjadi The Truly Malay yang sesungguhnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, kita semua butuh kerjasama.

Di era yang serba moderen, masyarakat metropolitan bisanya lebih suka melihat tempat-tempat wisata yang hendak dikunjunginya penuh dengan sentuhan kultur. Kemudian disetiap pamflet informasi tempat wisata mengunakan bahasa inggris. Ini dimaksudkan agar wisatawan dari manca negara paham.

Lanjut kata Anita, kuliner khas daerah Siak, penampilan kesenian khas daerah, souvenir khas daerah hingga bangunan penginapan dan aksesoris penginapan menampilkan ciri khas daerahnya. Kasanah daerah yang kita miliki harus kita jaga dan kita kenal dan kita tampilkan kepada pengunjung.

“Masih banyak warisan sejarah dan budaya dari tanah melayu Siak Sri Indrapura yang harus digali dan dihidupkan kembali, gerakan ini tidak hanya perintah saja yang berperan aktif, namun dibutuhkan peran kita bersama masyarakat Siak,  pemerintah, dan para pemodal,” Jelas Anita.

Sementara itu Syamsurial Bakar dari Kecamatan Mempura mengatakan, pembangunan tempat wisata baru, dengan tidak meninggalkan bangunan seperti rumah adat khas orang melayu siak tempo dulu.  Kalau kita kemas dan dikelola dengan baik seperti disulap menjadi penginapan bagi wisatawan, namun pelayanannya sekelas hotel bintang, saya rasa ini dapat menambah pemasukan bagi Daerah.

Syamsurial mencontohkan, kota yang kental dengan kulturnya adalah kota jogya hendaknya kita bisa belajar dari kota jogyakarta. Setiap hotel wajib bernuansa jawa jogyakarta, baik dari ornamen hotel, pakaian receptionist, welcome drinknya, makanan, hingga musik yang disuguhkan ke pengunjung bernada Jawa, karena tourist asing suka sekali dengan yang etnik seperti itu, ini juga dapat kita kembangkan di Siak.

“Pemakaian tanjak yang dicanangkan oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si setiap hari kamis, dan jumat sudah sangat bagus, dalam rangka menghidupkan kembali teradisi lama semasa Kerajaan Siak,” terang Syamsurial.

Sumber : Humas Kab. Siak, 25 Oktober 2017

 

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top