Kunjungan Kerja ke Siak, Kajati Riau Luangkan Waktu Melihat Peninggalan Kerajaan Siak di Istana

Kunjungan Kerja ke Siak, Kajati Riau Luangkan Waktu Melihat Peninggalan Kerajaan Siak di Istana

Kunjungan Kerja ke Siak, Kajati Riau Luangkan Waktu Melihat Peninggalan Kerajaan Siak di Istana

No Comments on Kunjungan Kerja ke Siak, Kajati Riau Luangkan Waktu Melihat Peninggalan Kerajaan Siak di Istana

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Riau Uung Abdul Syakur melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Selasa (6/9/2016). Ini merupakan kunjungan kerja pertama yang dilakukan Uung ke daerah sejak dirinya dilantik sebagai Kajati Riau sekitar satu bulan lalu.

Kehadiran Uung beserta rombongan sekitar pukul 10.00 WIB disambut Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Siak Zondri SH, Kapolres Siak AKBP Restika P Nainggolan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H T Said Hamzah.

Pantauan GoRiau.com, usai berbincang-bincang dengan Bupati dan Kajari Siak, Uung langsung meninjau satu persatu ruangan yang ada di Kejari Siak. Dia menyapa satu persatu pegawai yang sedang bekerja dan tak lupa memberikan motivasi.

“Ini kunjungan kerja saya ke daerah, tujuannya memberikan motivasi. Ke Siak ini yang pertama, sejak saya dilantik,” katanya.

Usai melakukan kunker, Uung beserta rombongan berkunjung ke Masjid Raya Syahbuddin untuk melaksanakan Salat Zuhur, kemudian dilanjutkan ke Istana Kerajaan Siak Aserrayah Al Hasyimiah yang dikenal dengan sebutan Istana Siak.

Kehadiran Uung dan rombongan di Istana disambut Bupati Siak didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Siak, Hendrisan.

Selama berada di Istana, Uung terkagum-kagum dengan peninggalan Kerajaan Siak yang masih terawat sampai saat ini.

Bupati Syamsuar yang mendampingi Uung selama berada di Istana Siak menceritakan sejarah berdirinya Kerajaan Siak. Uung juga sempat menikmati alunan musik klasik yang diputarkan langsung petugas Istana Siak, Zainudin dari alat musik Komet. Dimana alat musik tertua di dunia ini hanya ada dua, yakni di Negara Jerman dan Siak.

Di dalam alat musik tersebut tertulis penjelasannya, “Komet, senjenis musik gramopon piringnya terbuat dari baja yang terdiri dari musik-musik instrumen klasik Jerman abad VIII ciptaan komponis terkenal Beethoven, Mozart, dan Strauss dibawa oleh Sultan Siak XI tahun 1896 dari lawatannya ke Eropah”.

Di ahir kunjungannya, sebelum meninggalkan Siak untuk kembali ke Pekanbaru, Uung dan rombongan menyempatkan diri foto bersama Bupati Syamsuar dan sejumlah pegawai di Kejari Siak. Kemudian, dilakukan penyerahan cendera mata dari Bupati Syamsuar kepada Uung Abdul Syakur sebagai tanda kenang- kenangan dari Pemkab Siak.

 

 

Sumber goriau.com, Rabu 07 September 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top