Logo dan Tagline “Siak The Truly Malay” Terdaftar di Kemenkum HAM

Logo dan Tagline “Siak The Truly Malay” Terdaftar di Kemenkum HAM

Logo dan Tagline “Siak The Truly Malay” Terdaftar di Kemenkum HAM

No Comments on Logo dan Tagline “Siak The Truly Malay” Terdaftar di Kemenkum HAM

Pemerintah Kabupaten Siak akhirnya resmi menjadi pemegang hak cipta atas logo dan tagline “Siak The Truly Malay” yang selama ini telah menjadi representasi pariwisata di Negeri Istana. Hak cipta berupa logo dan tagline yang mulai dipopulerkan sejak Maret 2013 yang lalu tersebut, resmi terdaftar sebagai hak cipta pada Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum dan HAM RI sejak Kamis (27/04/17) dengan nomor pencatatan 01906.

Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M. Si yang dihubungi melalui pesan WhatsApp disela-sela pelaksanaan ibadah umroh di tanah suci menyampaikan bahwa tagline pariwisata Pemkab Siak sudah tercatat sebagai hak milik dan telah diserahkan kepada Kepala Bidang Pencatatan Hak Cipta Kanwil Kemenkumham Provinsi Riau kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak.

Dengan diterimanya hak cipta tersebut, Bupati Siak berharap dapat menjadi motivasi bagi jajaran Pemkab Siak dan seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk bersama-sama memajukan dunia pariwisata yang ada di Negeri Istana.

Bupati Siak juga menambahkan, dengan resminya hak cipta tersebut semoga membawa kebaikan bagi Kabupaten Siak kedepan dan menjadi ladang amal dalam melestarikan budaya melayu.

Pendaftaran logo dan tagline wisata tersebut menurut Kadis Pariwisata Kabupaten Siak Hendrisan, S,Sos, M.Si, didasarkan pada ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang perlindungan ciptaan dibidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Hak cipta yang terdaftar atas nama Dinas Pariwisata Kabupaten Siak tersebut, berlaku selama 50 tahun sejak ciptaan tersebut pertama kali diumumkan.

Sambung mantan Kabag Humas ini, dengan ditetapkannya status hak cipta tersebut, artinya logo dan tagline wisata Kabupaten Siak tidak bisa dijiplak daerah atau negara lain, sehingga nantinya dalam jangka waktu kedepan menjadi identitas daerah yang tengah giat mengembangkan industri pariwisata tersebut.

Sumber : Humas Kab. Siak, 28 April 2017

 

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top