Menpan RB Tegaskan PNS yang Terlibat Kampanye di Pilkada Akan Dipecat, Bagaimana dengan PNS di Siak?

Menpan RB Tegaskan PNS yang Terlibat Kampanye di Pilkada Akan Dipecat, Bagaimana dengan PNS di Siak?

Menpan RB Tegaskan PNS yang Terlibat Kampanye di Pilkada Akan Dipecat, Bagaimana dengan PNS di Siak?

No Comments on Menpan RB Tegaskan PNS yang Terlibat Kampanye di Pilkada Akan Dipecat, Bagaimana dengan PNS di Siak?

Mobilisasi massa dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) disetiap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) memang selalu tak dapat dihindari. Hampir setiap Pilkada mobilisasi PNS ini selalu dilakukan oleh incumbent ataupun keluarga petahana yang bertarung dalam Pilkada, secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Yuddy Chrisnandy menegaskan perlunya diwaspadai hal-hal seperti itu.

“Karena itu, PNS (Pegawai Negeri Sipil) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) harus benar-benar netral,” ujar Yuddy, Kamis (9/7/2015) lalu, dilansir Sindonews.com

Yuddy mengakui, selama ini aturan terkait netralitas PNS dalam Pilkada maupun Pemilu memang sudah ada. Namun, pemerintah saat ini menilai jika aturan tersebut harus dipertegas, termasuk ancaman pemecatan bagi PNS yang nakal.

“Misalnya jadi tim sukses, ikut kampanye, itu tidak boleh, bisa diberhentikan alias dipecat,” imbuhnya.

Yuddy menyebut, sanksi administrasi juga siap diterapkan pada PNS yang terbukti ikut-ikutan menjadi simpatisan salah satu calon. Misalnya, sanksi tertulis maupun penundaan kenaikan pangkat.

Karena itu, saat ini Kementerian PAN dan RB tengah menyusun code of conduct atau pedoman perilaku untuk PNS maupun ASN dalam menyikapi Pilkada.

“Intinya, tidak boleh ikut kampanye, tidak boleh terlibat, tidak boleh mendukung, maupun tidak boleh mengganggu kandidat manapun, dan saya nanti akan keliling ke daerah-daerah bersama Mendagri Tjahjo Kumolo untuk memastikan ini,” sambungnya.
Sementara itu, Terkait ketegasan dan pernyataan Menpan RB tersebut, seluruh elemen masyarakat kabupaten Siak banyak memberi komentar. Seorang pengamat politik Siak Ali Masruri menyebutkan, masyarakat harus turut mengontrol sepak terjang para PNS dan ASN di Pilkada, jika didapati oknum PNS dan ASN yang terindikasi ikut berkampanye terhadap salah satu pasangan calon, wajib melaporkannya ke pihak berwenang.

“Yah, kita semua harus mewaspadai itu, apabila kita mendapati oknum PNS dan ASN di Siak yang ikut berkampanye mempengaruhi masyarakat agar memilih salah satu pasangan calon, kita harus laporkan ke pihak berwenang,” ujar seorang pengamat politik Ali Masruri.

Sumber Infosiak.com, Senin 13 Juli 2015

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top