“Peluncuran Novel Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka oleh H OK Nizami Jamil”

“Peluncuran Novel Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka oleh H OK Nizami Jamil”

“Peluncuran Novel Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka oleh H OK Nizami Jamil”

No Comments on “Peluncuran Novel Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka oleh H OK Nizami Jamil”

Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si menghadiri acara Peluncuran Novel Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka oleh H OK Nizami Jamil yang dilaksanakan bertempat di Gedeng LAM Riau Kabupaten Siak Rabu 21 Desember 2016.

Turut dihadiri pada acara Peluncuran Novel Sejarah tersebut Gubernur Riau yang diwakili oleh Sat ahli Bidang pembangunan Provinsi Riau, Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri M.Si, Forkopimda Kabupaten Siak, serta Tokoh Masyarakat yang ada di Siak.
Dikatakan oleh Datuk H O.K. Nizami Djamil, beliau mengucapkan terimakasih kepada hadirin yang telah sudi dalam undangan jemputan terhadap Peluncuran Novel Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka.

Selain itu, O.K Nizami Djamil juga menjelaskan secara singkat tentang kisah perjuangan Raja Kecik yaitu Sultan Abdul Djalil Rahmat Syah. Dikatakan oleh dia, untuk Buku ini saya tulis dengan maksud ingin meneruskan serta menepis isu dan fitnah ataupun mitos dan dongeng yang melanggar hukum Allah. Baginda juga tidak mau akan fitnah terhadap dirinya ,jelas O.K Nizami DJamil

Beliau juga mengatakan, Baginda turun gunung dengan membawa  17 hulubalang untuk pergi menuntut bela atas tahta ayahandanya Sultan Mahumud Syah dari tahun 1485 – 1699 dengan silih berganti. Terahir Sultan Mahmud Syah  ll dengan datang untuk mengambil tahtanya kembali yang merupakan pewaris keturunan kerajaan Malaka.

“Pada kesempatan ini saya dari LAM Riau mengucapkan Terimakasih setinggi tingginya kepada Bupati Siak serta jajarannya serta kepada  LAM Siak yang telah membantu terjadinya buku ini.

Dikatakan juga oleh Hj. Yurnalis O.K Nizamil yang juga merupakan istri dari Ok Nizami djamil mengatakan, tanah riau tempat mengabdi yang juga merupakan sebuah karya tulis beliau.
Kemaren tepat nya pada tanggal 16 desember 2016 telah diluncurkan di Pekanbaru yang bertepatan dengan hari ibu. Selain itu untuk  21 desember merupakan hari istimewa yaitu hari ulang tahun O.K Nizami Djamil yang ke 80 serta ulang tahun perkawinannya ke 55 tahun.

Melalui kesempatan ini juga beliau juga menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Siak ucapan terimakasihnya dikarenakan telah mau ikut menyukseskan terhadap peluncuran novel Sejarah ini.

Gubernur Riau yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ruslan Agus mengatakan atas  nama Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik terhadap peluncuran Buko Novel Sejarah ini. Beliau juga mengatakan Datuk O.K Nizami Jamil ini telah meluncurkan 25 buku karya nya.

“Sebagai seorang tokoh adat, OK Nizami telah banyak menyumbangkan budaya serta melahirkan insan kontribusi terhadap pembangunan. Kisah Raja Kecik bisa menjadi contoh dan tauladan kepada penerus generasi muda di masa yang akan datang.terang dia”

“Mari kita terus kan semangat untuk menulis seperti beliau yaitu OK Nizami Djamil, sehingga bisa kita rasakan manfaatnya terhadap sejarah Siak”kata dia.

Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si dalam sambutannya mengatakan tahniah kepada O.K Nizami Jamil yang telah memasuki usia 80 tahun. Beliau juga bersyukur pada hari ini bisa mengikuti peluncuran sebuah buku yang sangat bermakna pada Provinsi Riau khususnya Kabupaten Siak yaitu tentang Sultan pendiri Kerajaan Siak pertama.

“Walaupun usianya bertambah, beliau juga selalu membuat hasil karya nya untuk menulis buku”.kata Syamsuar.

Bupati Syamsuar juga mengatalkan, Sejarah melayu ini sudah begitu besar diIindonesia, tentunya bisa saja antar daerah, antar negeri dan antar negara begitu erat kaitannya dengan sejarah melayu ini. Untuk itu kita patut berbangga dengan makna kebudayaan melayu ini yang begitu besar. dalam kegiatan sejarah kemelayuan tidak ada pemisah, jelas nya.

Negeri kita ini juga banyak khasanahnya yang belum terangkat, untuk itu ini patut kita pertahankan serta kita pelihara terhadap bukti sejarah. kegiatan ini juga sangat bermakna, apalagi menyangkut dengan sejarah kebudayaan melayu.

Selain itu beliau juga mengatakan budaya inilah yang bisa merekat bangsa dan bisa kita banggakan. Untuk itu kedepannya semoga Siak bisa menjadi kota warisan dunia, ini kita perlu dukungannya, harap Bupati Syamsuar.

“Kami menyambut baik serta mendukung terhadap karya OK Nizami Jamil apa lagi tentang sejarah Melayu Siak, saya melihat ini adanya pembelajaran yang berkaitan terhadap sejarah bagi anak anak sekolah.

“Harapan kita agar generasi muda yang akan datang agar bisa meneruskan apa yang telah kita laksanakan pada saat ini serta ada manfaat bagi kita semuanya serta terus melakukan sosialisasi agar generasi muda bisa mencintai sejarah melayu,ujar dia”.
Sumber humas Setda Kab. Siak, Rabu 21 Desember 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top