SEJARAH KECAMATAN Kecamatan Koto Gasib merupakan wilayah pemekaran dari Kecamatan Tualang yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Siak No. 41 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kecamatan Koto Gasib, Lubuk Dalam, dan Kandis. Tujuan pemekaran ini adalah untuk lebih meningkatkan pemerdayaan masyarakat dan memotong rentang kendali pelayanan administrasi pemerintahan, pembangunan, dan masyarakat. Dengan demikian potensi yang ada di Kecamatan ini secara tidak langsung lebih terangkat sehingga jangkauan pembangunan yang akan lebih baik.
Sejarah mengukir bahwa dahulunya daerah ini mempunyai kerajaan yang besar tepatnya di muara sungai gasib didaerah pinggir sungai siak yang bernama Kerajaan Gasib. Dalam sejarah menyebutkan bahwa Kerajaan Gasib ini merupakan cikal bakal berdirinya kerajaan Siak Sri Indrapura. Kerajaan ini juga merupakan target ekspansi Kerajaan Aceh (utara) pada abad 14 – 15. Negeri ini terkenal dengan kegagahan Panglima Gimbam-nya dan tersohor dengan kecantikan putri gasib yang bernama Puteri Kaca Mayang. Untuk mengingat kembali sejarah tersebut maka wilayah ini dinamai dengan Kecamatan Koto Gasib yang terdiri dari 9 (sembilan) desa yaitu : Pangkalan Pisang, Kuala Gasib, Sengkemang, Buatan I, Buatan II, Teluk Rimba, Rantau Panjang, Empang Pandan, dan Keranji Guguh.
LETAK
Kecamatan Koto Gasib terletak antara :
0. 32 – 0. 51 Lintang Utara
101. 28 – 101. 52 Bujur Timur
3. BATAS
Kecamatan Koto Gasib berbatasan dengan :
UTARA : Kec..Sungai Mandau, dan Kec..Siak
SELATAN : Kec. Lubuk Dalam
BARAT : Kec. Tualang
TIMUR : Kec. Dayun dan Kec.Mempura
4. GEOLOGI
Wilayah Kecamatan Koto Gasib seperti pada umumnya wilayah Kabupaten Siak terdiri dari dataran rendah dan berbukit-bukit dengan sturuktur tanah pada umumnya terdiri dari tanah podsolik merah kuning dari batuan dan alluvial serta.