Pemkab Siak Jawab Keluhan Masyarakat dengan Kehadiran Bus Damri

Pemkab Siak Jawab Keluhan Masyarakat dengan Kehadiran Bus Damri

Pemkab Siak Jawab Keluhan Masyarakat dengan Kehadiran Bus Damri

No Comments on Pemkab Siak Jawab Keluhan Masyarakat dengan Kehadiran Bus Damri

PEMBANGUNAN terminal dan launching pengoperasian bus Damri merupakan wujud dari komitmen Pemerintah Kabupaten Siak memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kehadirannya bus tersebut diharapkan dapat menjawab keluhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan angkutan bus menuju ibukota Kabupaten Siak.

“Betapa penting bus Damri di Siak. Selama ini banyak SMS warga mengaku kesulitan menuju Siak karena tak ada angkutan bus. Dengan adanya ini, tak ada alasan untuk tidak datang ke Siak. Apalagi orang Siak, jangan sampai tak pernah masuk Istana,” ujar Bupati.

Kehadiran bus Damri tentu juga akan menambah semangat bagi Kabupaten Siak yang sedang giat-giatnya membangun sektor parawisata.

“Orang akan mudah ke Siak, pihak Damri sudah mengatur jadwal keberangkatan dua unit bus dari Kandis dan Siak. Nanti, kedua bus akan berpapasan di jalan, karena sama-sama berangkat pukul 7 dari Siak dan pukul 7 dari Kandis,” sebut Bupati.

Akses transportasi publik ini juga akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Apalagi bus Damri hanya memungut ongkos Rp18 ribu sekali naik. Tentu sangat murah dan menyenangkan. “Mudah-mudahan dengan adanya bus Damri ini akan semakin bertambah kunjungan orang ke Siak,” harapnya.

Bus Damri tidak hanya melayani warga Kecamatan Siak dan Kandis saja, tapi juga memanjakan masyarakat yang tinggal di sepanjang rute sejauh 170 Km, seperti di Kecamatan Minas, Tualang, Koto Gasib dan Dayun. Keunggulan bus Damri ini tarifnya hanya Rp18.000. Bus dilengkapi pendingin udara, serta setting bangku yang nyaman.

“Namun untuk menarik minat masyarakat menggunakan bus Damri,seluruh pekarja harus memberikan pelayanan  terbaik dan cepat, menjamin keselamatan, dan kebersihan bus,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Siak, Kaharudin menjelaskan, kehadiran terminal dan bus merupakan implementasi UU No 22 Tahun 2009, bahwa pemerintah berkewajiban menyediakan jasa tranfortasi bagi masyarakat.

Bus Damri merupakan jasa angkutan publik perintis di daerah yang belum tersedia angkutan publik secara terjadwal dengan tarif terjangkau. Terminal merupakan tempat turunnya penumpang, barang dan jasa.

“Tahun ini Pemerintah Kabupaten Siak mendapatkan bantuan 3 unit bus yang akan melayani angkutan penumpang di Kabupaten Siak. Tiga unit bus Damri itu melayani trayek antara Siak, Mempura hingga Kandis,” bebernya.

Pelaksana Tugas Direktur Perum Damri, Salmedri Usman SE, MM, menjelaskan, Perum Damri merupakan Badan Usaha Milik Negara, di bawah Kemen BUMN (kepemilikan modal, lukiditas) dan Kementerian Perhubungan sebagai (pembinaan teknis).

“Bus Damri melayani angkutan penumpang, rombongan, silakan dimamfaatkan. Dengan tarif khusus. Mudah-mudahan Bupati bisa mensubsidi, supaya gratis. Kami titip armada, SDM kami kepada bupati. Karena keterbatasan rentang kendali kami yang luas, silakan menegur personil kami apabila ada kekeliruan,” pesannya.

Kata Salmedri Usman, pihaknya berkomitmen mendukung penuh upaya daerah dalam membangun sistem transportasi yang nyaman dan aman di Provinsi Riau dan Kabupaten Siak, melalui pelayanan terbaik.

“Saat ini, sudah ada tiga armada bus berkapasitas 25 penumpang yang akan melayani rute Siak – Kandis. Setiap pukul 7 pagi, armada tersebut akan berangkat melayani penumpang dari Siak dan Kandis, dan sore harinya pukul 3 sore akan kembali melayani penumpang dengan tujuan kembali ke pangkalan,” terang dia.

Sumber kapurnews.com, Rabu 18 Mei 2016

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top