Pengajar Teluk Lanus Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Pengajar Teluk Lanus Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Pengajar Teluk Lanus Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

No Comments on Pengajar Teluk Lanus Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Sahri (52) petang itu, Selasa (11/4),  tak menyangka dilantik Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M. Si  sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit. Ia dilantik beserta Pejabat lainnya, sebagai Kepala UPTD/UPTB, Kepala Sekolah dan Pengawas.

Pria asal Indramayu yang biasa melatih anak-anak pramuka Siak, mengaku tak menduga kalau dirinya diangkat menjadi Kepala SMP. Meskipun demikian, kedepan ia berusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak didiknya.

Mantan guru SD 17 Teluk Lanus ini bertekad ingin memajukan dan mengembangkan pendidikan yang lebih baik, terutama memajukan gerakan pramuka di Sekolah yang ia pimpin.

Sahri sudah 9 Tahun tinggal di Kampung terluar di Kabupaten Siak, sebelumnya ia bertugas di Bungaraya.  Pertama kali mengajar di sana (Teluk Lanus) murid SDnya masih berjumlah 68 Orang dan hingga saat ini sudah berjumlah 170 Orang.

Mutu sekolah SD dan SMP Teluk Lanus sudah terakreditasi B. Berharap adanya peningkatan dan penambahan fasilitas, seperti kursi, meja dan lemari untuk di SD dan SMP, dan pengadaan labor komputer serta  perpustakaan untuk di SMP.

Sahri mengaku, sejauh ini Pemerintah Kabupaten sudah banyak memberi perhatian kepada tenaga pengajar. Kami yang bertugas di Kampung ini mendapat tunjangan khusus, diluar tunjangan daerah dan gaji, jumlahnya sama banyak baik pegawai maupun honorer.

Selain itu lanjut Sahri, ia dan kawan-kawannya disana dapat bantuan jasa angkutan (speed boat) gratis dari Dinas Perhubungan, jika hendak dinas luar daerah. Bantuan untuk peserta didik pun sudah banyak diberikan, seperti perlengkapan sekolah.

Sehari-hari selain mengajar, dirinya adalah Ketua Kelompok Tani yang aktif. Dijelaskannya,  Saat ini Teluk Lanus sudah terbentang lahan pertanian seluas 357 Hektar, dan bisa menghasilkan berton-ton beras. Termasuk alat mesin pertanian (alsintan) sudah sebanyak 37 unit, dan 7 unit mesin hand traktor. Semua itu bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemkab Siak sendiri.

Sumber Bagian Humas, 12 April 2017

 

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top