Penuhi Permintaan Hewan Kurban, Siak Sediakan 2.030 Sapi dan 1.800 Kambing

Penuhi Permintaan Hewan Kurban, Siak Sediakan 2.030 Sapi dan 1.800 Kambing

Penuhi Permintaan Hewan Kurban, Siak Sediakan 2.030 Sapi dan 1.800 Kambing

No Comments on Penuhi Permintaan Hewan Kurban, Siak Sediakan 2.030 Sapi dan 1.800 Kambing
Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Siak memastikan daerah setempat memiliki ketersediaan hewan kurban untuk Idul Adha 1437 Hijriah mencukupi meskipun permintaan cendrung mengalami peningkatan.
Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Siak Susilawati mengatakan, ketersediaan sapi tahun 2016 ada sebanyak 2.030 ekor, dan 1.800 ekor kambing.
“Kita bisa memastikan ketersediaan hewan kurban yang ada saat ini mencukupi untuk permintaan pemotongan kurban Idul Adha 1437 Hijriah. Biasanya permintaan tidak pernah melebihi ketersediaan,” kata Susilawati.
Untuk tingkat permintaan pemotongan hewan qurban tahun 2016,  Susilawati memprediksi akan mengalami penurunan sebesar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya, dikarenakan kondisi ekonomi yang tengah melemah.
“Untuk permintaan pemotongan kita memprediksi akan mengalami penurunan paling bantetnya lima persen. Pada 2015 total permintaan ternak kurban sebanyak 1.917 ekor. Dengan komposisi sapi 1.496 ekor, kambing 291 ekor dan kerbau 130 ekor, yang juga mengalami sedikit penurunan dibandingkan 2014,” katanya lagi.
Sementara untuk pengecekan kesehatan fisik hewan kurban tengah dilakukan. Hanya saja katanya belum secara keseluruhan, dikarenakan ternak tersebut masih banyak di tangan-tangan kontributor.
“Untuk pengawasan kesehatan belum semua bisa diawasi. Karena mereka belum meletakkan hewan-hewan kurban itu pada titik pengumpulannya. Namun kami sudah mengawasi ternak kurban pada pedagang-pedagang yang kebiasaannya setiap tahun sebagai penyedia dan penjual hewan kurban,” tambahnya.
Sementara itu dia menghimbau kepada masyarakat yang ingin berkurban untuk segera melaporkannya pada panitia kurban untuk dilakukan pengecekan kesehatan, jangan sampai pada waktu yang terlalu mepet.
“Kami menghimbau agar masyarakat melaporkan ternak kurbannya jangan terlalu mepet. Karena kami melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah,” paparnya.
Sumber antarariau.com, Rabu 31 Agustus 2016
linked in share button

Leave a comment

Back to Top