Perlu Pemahaman Bersama Untuk Mewujudkan BLUD di Kabupaten Siak

Perlu Pemahaman Bersama Untuk Mewujudkan BLUD di Kabupaten Siak

Perlu Pemahaman Bersama Untuk Mewujudkan BLUD di Kabupaten Siak

No Comments on Perlu Pemahaman Bersama Untuk Mewujudkan BLUD di Kabupaten Siak

Dalam upaya pemantapan pelakasanaan pembentuakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di lingkungan RSUD Kabupaten Siak, Senin (17/7/17), berlangsung acara sosialisasi implementasi terkait pembentukan BLUD di lingkungan RSUD Siak. Acara berlangsung di ruangan Siak Sri Indrapura Meeting Room, Kantor Bupati Siak.

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Siak Drs. H. Jamaluddin, M. Si membuka secara resmi acara Sosialisasi dan Implementasi tentang BLUD di lingkungan RSUD Kabupaten Siak.

Asisten III Setdakab Siak dalam sambutannya mengatakan bahwa rencana pembentukan BLUD ini sudah 6 tahun yang lalu. Hari ini merupakan pendalaman persiapan dalam pelaksanaan pembentukan BLUD di lingkungan RSUD Kabupaten Siak berdasarkan Peraturan Bupati Siak Nomor: 2 Tahun 2014, BLUD sudah terbentuk namun belum diwudutkan.

Meskipun kita telah lama memahamai BLUD ini, namun belum semua dari kita paham berkaitan tentang BLUD ini. Supaya pelaksanaan BLUD di rumah sakit kita pada tahun 2017 berjalan, pada tahap awal ini akan diterapkan di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Siak. Pemerintah Kabupaten Siak juga akan membangun rumah sakit kelas C di Kecamatan Tualang.

Asisten III Setdakab Siak juga mengatakan bahwa pengelolaan BLUD ini tentu secara keuangan terpisah dengan APBD Kabupaten, jadi BLUD ini sudah mengelola keuangan sendiri dan ini tidak mudah, karena pengelolaan keuangannya cukub berat dan banyak aturan-aturan yang harus dipenuhi. Kalau kita tidak memahami aturan keuangan tentu nanti banyak masalah yang akan muncul. Supaya dalam pelaksanaanya tidak terjadi kesalahan, makanya kita perlu bersama-sama berkomitmen untuk belajar aturan-aturan tentang BLUD ini.

Sementara itu Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementeria Dalam Negeri Wisnu Saputro sebagai Tim Ahli yang membidangi terkait pembentuan BLUD ini mengungkapkan bahwa BLUD ini dibentuk dengan tujuan demi memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan jasa yang di tambah, mengutamakan mencari keuntungan dalam melakukan kegiatannya yang didasarkan prinsip efesien dan produkifitas.

BLUD bukan hanya berada dilayanan kesehatan saja, tetapi bisa dibentuk seperti pengelolaan sampah dan limbah seperti yang akan di bentuk di Aceh. Kalau di DKI semua pelayanan sudah melalui BLUD, semua yang berpotensi sebagai pemasukan untuk kas daerah bisa dibentuk BLUD.

BLUD ini juga dibentuk dalam upaya meningkatkan pelayanan publik melalui penerapan manajemen keuangan yang berbasis pada hasil. Wisnu Saputro juga menyarankan kepada instansi terkait agar melakukan kunjungan ke BLUD yang telah berhasil dalam menjalankan fungsinya. Contoh daerah yang berhasil menerap BLUD seperti daerah Jogja pada puskemas yang ada di Kabupaten Sleman.

Sumber : Humas Kab. Siak, 18 Juli 2017

 

Similar Posts:

    None Found

« Previous Article Klinik Utama Sehati Resmi Dibuka

Next Article » 200 Mahasiswa/i UMRI Laksanakan KKN di Kabupaten Siak

linked in share button

Leave a comment

Back to Top