Persawahan Sungai Mandau Diperluas

Persawahan Sungai Mandau Diperluas

No Comments on Persawahan Sungai Mandau Diperluas

Areal persawahan di Kecamatan Sungai Mandau diperluas.    Hal ini menyusul Sungai Mandau dijadikan kawasan sentra pertanian dan keberhasilan petani dalam meningkatkan produksi tanaman padi mencapai 1.366 ton tahun kemarin. Produksi yang dihasilkan ini, mengalami surplus dari keperluan di kecamatan yang mencapai 763 ton.

Selain Sungai Mandau, Kecamatan Bunga Raya juga mengalami surplus produksi beras. ‘’Di Siak hanya dua kecamatan yang surplus beras,’’ kata Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, baru-baru ini.

Tahun 2012 lalu, Desa Muara Kelantan sudah melaksanakan indek penanaman (IP) 200 seluas 137 hektare, dari 608 hektare total keseluruhan luas areal tenaman padi,’’ sebut dia.

Diakui dia, sistem produksi padi saat ini sangat rentan terhadap penyimpangan iklim. Penanganan secara parsial yang telah ditempuh selama ini ternyata tak mampu mengatasi masalah yang kompleks dan juga tak efesien. ‘’Pemkab tak mau melakukan coba-coba, melainkan melibatkan ahlinya dalam pengelolaan pertanian ini,’’ ujar dia. Ia pun mengigatkan, tak menutup kemungkinan di Siak ini mengalami krisis pangan khusunya beras di tahun mendatang. Apabila usaha-usaha dalam meningkatkan produksi pangan masih tetap seperti waktu sebelumnya.

Fluktuasi produksi beras yang terjadi tidak terlepas dari pengaruh berbagai faktor dalam program peningkatan produksi padi. Karena itu, Pemkab terus berupaya melakukan terobosan dan inovasi teklonogi dalam peningkatan hasil produksi. Begitu juga dengan masyarakat, diajak untuk tak melakukan alih fungsi lahan.

Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Siak Ir Robiati MP menambahkan, peningkatan produksi beras terus dilakukannya, mengingat beras ini merupakan bahan pokok masyarakat. Selain itu, dalam pengembangan sektor pertanian, petani tak hanya fokus pada tanaman padi semata, melainkan juga tanaman holtikultura lainnya seperti ubi jalar, ketela, dan lainnya. ‘’Meski di beberapa wilayah mengalami surplus produksi beras, namun ada juga yang belum memenuhi,’’ kata dia.

Kata Robi, pihaknya segera menambah luas lahan pesawahan dari 600 hektare menjadi 1.000 hektare di Sungai Mandau. Semangat para petani ini harus kita dorong dengan menambah lahan baru serta menyediakan semua keperluan yang diperlukan dalam upaya mewujudkan Siak sebagai penghasil beras terbesar di Riau serta mendukung program pemerintah pusat swasembada beras tahun 2017.

Sumber riaipos.co, Jumat 24 Juli 2015

 

Similar Posts:

    None Found

« Previous Article Usai Dinilai, Pemkab Optimis Raih Adipura

Next Article » Kehadiran Pegawai Setwan DPRD Raiu Bagus

linked in share button

Leave a comment

Back to Top