Persi Telah Berikan Manfaat Besar

Persi Telah Berikan Manfaat Besar

Persi Telah Berikan Manfaat Besar

No Comments on Persi Telah Berikan Manfaat Besar

Kiprah sepuluh tahun PT Permodalan Siak (Persi) telah memberikan ruang dan gerak bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi dalam menjalankan usahanya. Lewat sentuhan dan dukungan Persi, tak sedikit dari pelaku usaha mengalami kemajuan. Disadari atau tidak Persi telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat Siak.

“Tahniah, pada Persi diusianya yang ke-10,” kata Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, di sela-sela syukuran ulang tahun PT Persi ke-10 (2007-2017) di Gedung Mahratu, Kamis (12/1) pagi. Hadir dalam kesempatan itu, mantan Bupati Siak Arwin As, tokoh masyarakat Siak Drs H Amzar, Direktur PT Persi Husni Merza, Asisten II Setdakab Dr H Syafrilenti MSi, Kabag Ekonomi Arifin, Sekretaris DPPKAD Razali, direktur BUMD, karyawan serta jemputan.
Di hadapan jemputan, orang nomor satu di Siak ini teringat betul awal pembentukan dan berdirinya Persi. Waktu itu ia masih menjabat wakil bupati dan bupatinya Arwin AS. Terpikirlah ide bagaimana membantu perekonomian masyarakat lewat usaha.  Waktu itu, perbankan belum ada. Dan belum seramai sekarang. Sementara masyarakat sangat memerlukan. Dari Persi ini yang bergerak dalam simpan pinjam, tak sama dengan perbankan. Di mana bunganya lebih kecil, prosedur mendapatkannya mudah. Alhasil sejak terbentuk sampai sekarang sudah mengalami kemajuan. “Alhamdulillah juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Siak,” kata Syamsuar.

Usia 10 tahun ini tergolong masih anak-anak. Namun, Persi telah memberikan andil dalam memajukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Tak sedikit yang memanfaatkan bantuan Persi ini. Mulai dari nol sampai sukses. Tentunya ini merupakan suatu peluang bagi warga dalam meningkatkan sektor pendapatannya, dengan berwisarausaha.

Mantan Bupati Siak yang juga pelaku sejarah terbentuknya PT Persei Arwin As SH menambahkan, waktu ia menjabat pertama kali bersama Syamsuar, hal ini sudah terpikirkan. Waktu itu konsen pada infrastruktur jalan, jembatan dan gedung. Terpikir olehnya, jembatan bagus, gedung bagus, namun masyarakatnya miskin. Atas dasar itu dibuat perusahaan daerah yang membantu masyarakat dalam usaha.(adv/a)

“Saya beranikan diri waktu itu,” kenang Arwin.

Dengan segala upaya, kata dia  mulai membangun Siak dari nol. Dari tak ada uang jadi ada uang. Fokus bangun infrastruktur jalan dan jembatan. Namun, tak cukup jembatan megah rakyat miskin. Tak ada keseimbangan.

“Persi ini lahir 2006-2007. Tapi idenya sudah lama,” katanya.

Melihat kiprahnya sudah sepuluh tahun telah menunjukkan kemajuan berarti dan memberikan kontribusi pada daerah dan juga pelaku usaha. “Ke depan, terus maju dan berkembang dalam mamajukan usaha masyarakat,” pintanya.

Sumber riaupos.co, Jumat 13 Januari 2017

linked in share button

Leave a comment

Back to Top