Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2017 Lebih Prospektif

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2017 Lebih Prospektif

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2017 Lebih Prospektif

No Comments on Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2017 Lebih Prospektif

Kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tetap stabil, hal ini didorong oleh konsumsi swasta dan didukung peningkatan belanja pemerintah. “Stabilitas ekonomi kita terjaga, walaupun investasi pemerintah pada triwulan terakhir tidak terlalu baik. Karena kita sedang meng-adjust perkembangan ekonomi. Namun cadangan devisa kita meningkat, dan inflasi juga terkendali” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada Penyampaian Outlook Ekonomi Indonesia Tahun 2017, di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Darmin menambahkan bahwa pemerintah telah melakukan reformasi di bidang ekonomi. “Pada 2014 pemerintah telah mengalihkan subsidi BBM ke pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial. Perubahan alokasi subsidi yang awalnya hanya untuk BBM kemudian dialihkan ke infrastruktur menjadi dasar untuk yakinkan negara lain untuk berinvestasi di Indonesia” tambahnya.

Milestone pembangunan infrastruktur 2016 adalah percepatan infraatruktur. Hal ini ditunjukkan dengan komitmen pemerintah dengan mengembangkan proyek pipeline untuk dorong pembangunan infrastruktur. Selain itu perlu  perbaikan iklim usaha dan mengembangkan kebijakan yang mempermudah investasi infrastruktur. “Proyek Strategis Nasional Indonesia sentris mencakup 225 proyek dan satu program kelistrikan yang tersebar di seluruh Indonesia dan meliputi 14 sektor.” ungkap Darmin.

Prospek Ekonomi Indonesia ke Depan

Berdasarkan asumsi APBN 2017 maka diproyeksikan bahwa pada tahun 2017 Indonesia akan tumbuh sebesar 5.1% dengan tingkat inflasi yang terjaga. “Pertumbuhan yang lebih tinggi didorong oleh reformasi fiskal melalui pengurangan subsidi dan penargetannya yang lebih baik serta strategi penerimaan jangka menengah yang fokus pafa keberlanjutan. Kemudian kita perlu melanjutkan reformasi struktural Paket Kebijakan Ekonomi Tahap 2.” jelas Darmin.

Peningkatan daya saing industri sendiri dijelaskan oleh Menteri Darmin dilakukan melalui hilirisasi industri. Dimana akselerasi industrialisasi dilakukan melalui pengembangan perwilayahan industri di luar Jawa, Pertumbuhan populasi industri dan peningkatan produktivitas serta daya saing. Terutama untuk industri kimia, tekstil, dan aneka, industri logam, mesin, alat transportasi, elektronika, dan industri argo.

Beberapa Menteri turut hadir pada Penyampaian Outlook Ekonomi Indonesia Tahun 2017, diantaranya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Sumber kominfo.go.id, Kamis 10 November 2016

 

linked in share button

Leave a comment

Back to Top