Program Pemkab Dirasakan Warga

Program Pemkab Dirasakan Warga

No Comments on Program Pemkab Dirasakan Warga

Ratusan warga Kabupaten Siak mendapati Lapangan Siak Bermadha menghadiri acara halalbilhalal bersama Pemkab Siak, Selasa (28/7). Mereka menggenakan pakaian Melayu Muslim menuju tempat yang telah di sediakan.

Dalam acara tersebut, tak ketinggalan, mantan Gubernur Riau Wan Abubakar, Forkopimda, pejabat dan ratusan warga berbaur bersama-sama mengikuti acara tersebut. Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengatakan, dihari baik dan bulan baik ini semua menjalin kebersamaan dalam silatuhrahmi.

Dalam suasana di bulan Syawal ini, tentunya semua telah sama-sama melewati bulan Ramadhan yang penuh berkah dan keampunan. Setelah melalui ujian menahan hawa nafsu dan hal-hal yang membatalkan puasa, semua kembali kepada kesucian. Ibarat bayi yang baru lahir. “Saya mengucapkan permohonan maaf lahir dan batin, atas nama keluarga dan juga Pemkab,” ujar syamsuar di hadapan ratusan warga.

Orang nomor satu di Siak ini menjelaskan, dalam kondisi apapun, Pemkab senantiasa berkomitmen dalam memajukan Siak. Berbagai program yang pro rakyat senantiasa di kedepankan. Lihat saja, pendidikan dan kesehatan digratiskan kepada seluruh warga Siak. Akibatnya Siak kini jadi “gula-gula” bagi warga luar yang berdatangan untuk menikmati fasilitas program Pemkab.

Begitu juga infrastruktur yang sampai ke pelosok-pelosok kampung, mulai dari akses jalan, air bersih, fasilitas publik. “Ini semua untuk ke pentingan masyarakat,” jelas dia.

Pemkab terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan Siak. Berbagai upaya terus di lakukan dalam memajukan. Tak hanya mengandalkan APBD semata, namun menggaet APBD provinsi dan juga APBN.

“Kemanapun kita kejar, untuk membangun Siak,” kata dia yang mendapat aplus warga.

Selain itu jalinan mitra kerja sama dengan swasta terus di perkuat. Terbukti tak sedikit peran swasta dalam memberikan andil di Siak. Di balik gencarnya pembangunan pro rakyat dilakukan, sayangnya tahun ini APBD mengalami penurunan, imbas dari pengurangan penerimaan dana bagi hasil Migas, karena harga minyak anjlok.

Hal ini bukan saja terjadi di Siak, namun daerah penghasilan lainnya. Penurunan ini, sangat berdampak terhadap perencanaan program pembangunan yang dilakukan. Setelah pengesahan APBD 2015 kemarin, Pemkab harus melakukan revisi kegiatan. Kegiatan-kegiatan ini terpaksa ditunda karena alokasi anggaran berkurang. “Bukan kemauan kami, tapi kondisi dan keadaan membuat seperti ini,”jelas dia.

Akan, tetapi dalam kondisi pengurangan ini, Pemkab melakukan pengencangan ikat pinggang, dengan lakukan efesiensi dan juga mengutamakan program pro rakyat. Keadaan seperti ini, tentunya jangan sampai terus menerus terjadi. Karena itu ia terus berusaha dan bedoa agar kondisi dapat berlangsung normal kembali.

Tokoh masyarakat Siak yang juga Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Siak Wan Anwar mengancungkan jempol atas program-program yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati selama menjabat.

Sumber Riau Pos, Rabu 29 Juli 2015

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top