Rapat Penyusunan Pemukiman Rumuh Perkotaan Kabupaten Siak

Rapat Penyusunan Pemukiman Rumuh Perkotaan Kabupaten Siak

Rapat Penyusunan Pemukiman Rumuh Perkotaan Kabupaten Siak

No Comments on Rapat Penyusunan Pemukiman Rumuh Perkotaan Kabupaten Siak

Rapat penyusunan rencana pemukiman kumuh perkotaan Kabupaten Siak tahun 2016. Dihadiri Bupati Siak, Wakil Bupati Siak, Kepala Dinas Tata ruang Cipta Karya Irving kahar, tim konsultan geospasia, tim PT BOB, Asisten II, Satker PKP Propinsi Riau dan sejumlah camat. Ada tiga kawasan padat kumuh yang menjadi target di tahun 2017 diantaranya Kecamatan Tualang, Kandis dan Minas.

Bupati Siak menyampaikan dalam pelaksanaan pembangunan kawasan kumuh masing2 memiliki kendala mulai dari lokasi, status kepemilikan lahan dan permasalahan administrasi seperti banyak masyarakat pendatang yang tidak memiliki identitas tanda pengenal siak.

Kedepan Pemerintah Kab.Siak menginginkan perbaikan pada kawasan kumuh agar menjadi layak utk ditempati oleh masyarakat. Menurut Konsultan Geospasia Seko Isjanto menyebut untuk Kab.Siak sendiri dari data SK luas wilayah kumuh hanya 109 ha lebih sementara setelah dilakukan verifikasi data di lapangan jumlahnya bertambah menjadi 176,82 ha.

Masing2 kecamatan yang masuk dalam kawasan pemukiman kumuh rata-rata mendirikan bangunan di badan,bahu jalan atau ada juga yang membangun dibawah jalur pipa PT.BOB.

Sementara itu Wakil Bupati Siak mengungkapkan bahwa persoalan kawasan perawang adalah masalah drainase dan pembuangan limbah pasar, dikawasan padat juga ada didaerah pasar bunut dengan penataan bangunan yang tidak teratur. Asisten II Syafrilienti mengharapkan agar konsultan dapat mempertimbangkan dalam pembangunan kawasan kumuh ialah dampak banjir pasang yang terjadi setiap tahunya.

Di sisi lain Irving Kahar menyebutkan kepada Satker Bankim (PKP) ialah perlunya kerja sama semua pihak dalam mengupayakan lokasi pembangunan rusunawa kedepannya dan dalam alokasi dana dapat dilakukan sharing antara kab/kota dangan Propinsi dan pusat serta tidak menutup kemungkinan dengan pihak perusahaan (swasta)

Ditambah dua kecamatan lainya seperti Kec.Minas yang menjadi kawasan pemukiman kumuh kategori ringan memiliki permasalahan yakni kontur tanah yang dominan berbukit-bukit. Sementara Kecamatan Kandis permasalahannya ialah saluran drainase dan pembuangan limbah.

Terakhir dijelaskan oleh Lisa satker dari PKP Riau bahwa persoalan penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Siak ada 7 namun hanya 3 kawasan saja yang sementara ini menjadi prioritas ditahun 2017-2018. Lisa menambahkan pembangunannya diharapkan dapat terealisasi dengan maksimal sehingga kedepan Kabupaten siak dapat menambah jumlah kawasan kumuh di lokasi lainya.

Sumber Liputan RPK Siak, Selasa 06 Desember 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top