Sambut Ramadan, Syamsuar Hadiri Milad Yayasan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafarsyah dan Akhirussannah Santri SMP Islam Terpadu

Sambut Ramadan, Syamsuar Hadiri Milad Yayasan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafarsyah dan Akhirussannah Santri SMP Islam Terpadu

Sambut Ramadan, Syamsuar Hadiri Milad Yayasan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafarsyah dan Akhirussannah Santri SMP Islam Terpadu

No Comments on Sambut Ramadan, Syamsuar Hadiri Milad Yayasan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafarsyah dan Akhirussannah Santri SMP Islam Terpadu
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menghadiri Milad ke- 4 Yayasan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafarsyah Kabupaten Siak dan Akhirussannah Santri SMP Islam terpadu angkatan ke-2 di Pondok Pesantren Hafizh Alquran  Al-Fath Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura, Sabtu (4/6/2016).

Pimpinan Pondok Pesantren KH Abdul Rauf mengatakan, berkenaan Milad ke-4 Yayasan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafarsyah juga bertepatan dengan masuknya bulan suci Ramadan.

“Muliakanlah bulan Ramadan, ini momen kita untuk beramal di bulan yang penuh berkah. Semoga Allah selalu mengabulkan apa yang kita inginkan selama ini,” terangnya.

Dia berpesan kepada para santri dan santrwati yang akan diserahkan kepada orangtua hari ini agar tidak melupakan kewajiban sholat.

“Momen bulan Ramadan ini, mari kita bersama sama untuk berserah diri kepada Allah serta bersama sama untuk saling memaafkan,” ungkapnya.

Bupati Siak mengaku bangga dan puas dengan kepandaian santri yang menuntut ilmu di pesantren itu. “Alhamdulillah, dari apa yang kita lihat dan dengar tadi, anak-anak SMP Tahfizh Al-Fath ini cukup menggembirakan bagi kami selaku pemimpin negeri ini maupun selaku orang tua,” jelasnya.

Dia mengingatkan kepada santri dan santriwati yang sudah menamatkan ilmunya di pesantren ini agar terus melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi.

“Tentunya sebagai orang tua apa yang diperoleh anak-anak dari pondok pesanten ini masih belum seberapa, karena itu perlu di lanjutkan sesuai dengan ilmu yang dikuasainya,” ujar Syamsuar.

Di zaman yang canggih ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, sudah menjadi kewajiban setiap orang tua untuk membekali anak-anak dengan ilmu yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan.

“Tentunya dengan ilmu agama yang dimiliki anak-anak ini, mudah-mudahan setiap mereka bisa terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depannya,” tutup Syamsuar.

Sumber goriau.com, Senin 06 Juni 2016

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top