Seminar Tentang Penanganan Anak Berhadapan Dengan Hukum Kabupaten Siak 2018

Seminar Tentang Penanganan Anak Berhadapan Dengan Hukum Kabupaten Siak 2018

Seminar Tentang Penanganan Anak Berhadapan Dengan Hukum Kabupaten Siak 2018

No Comments on Seminar Tentang Penanganan Anak Berhadapan Dengan Hukum Kabupaten Siak 2018

Mempura(Tanjung Agung) – Minimnya sarana dan prasarana yang ramah anak dalam memberikan pelayanan anak berhadapan dengan hukum menempatkan anak berhadapan dengan hukum (ABH) tidak mendapatkan perlakuan yang layak dan kepentingan terbaik bagi anak, Ruang rapat Raja Indrapura Pahlawan room, Rabu (5/12/18)Hal ini pula yang mendasari pelaksanaan seminar tentang penanganan anak berhadapan dengan hukum yang bertujuan terbangunnya sistem hubungan antar elemen dalam satu tujuan bersama memberikan pemahaman dan kesepakatan dalam menatalaksana anak yang berhadapan dengan hukum.

Kepala Dinas DP3AP2KB Ir. Hj. Robiati, MP dalam laporannya menyampaikan kurangnya sosialisasi terhadap penegak hukum mengenai undang-undang perlindungan anak mengakibatkan anak seringkali mendapatkan perlakuan yang tidak sepatutnya terutama bagi anak yang berhadapan dengan hukum.

Dalam arahannya Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam memperhatikan keberadaan anak disekitar kita. Perhatian ini tidak hanya semata mememuhi kebutuhan hidup dan memberikan kehidupan yang layak tapi menempatkan tumbuh kembang anak secara sehat sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya.

Mengiringi mereka dengan lajunya pertumbuhan teknologi komunikasi massa dan sebagainya. Bupati juga menyampaikan kecemasannya terhadap fenomena sosial kekinian yang menyangkut anak dan peran orang tua serta masyarakat sebagai komponen utama dalam lingkungan terdekat bagi anak yang saat ini tidak dapat dipandang sebelah mata.

Kesenjangan masalah ini seperti kenakalan remaja tidak terlepas dari keterlibatan orang tua baik dalam bentuk kepedulian maupun tanggungjawab pengawasan.

Seminar yang mendatangkan nara sumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Lembaga Studi Wanita Universitas Riau, Kajari dan Kepala Pengandilan Negeri Siak ini diikuti oleh berbagai elemen mulai dari pemerintah kecamatan, tenaga pendidik, forum peduli anak dan lain-lain.

Menurut catatan Kejaksaan Siak dari kasus-kasus yang melibatkan anak berhadapan dengan hukum sepanjang tahun 2018 terdapat 14 kasus yang sampai pada putusan pengadilan. Sedangkan kasus yang dilaporkan lebih dari pada itu.

Sumber eq_medcen
Publish by Diskominfo Siak/doliwtr**

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top