Terima Kunjungan Family Trip Media Nasional, Bupati Syamsuar Ingin Siak Dikenal Dunia Internasional

Terima Kunjungan Family Trip Media Nasional, Bupati Syamsuar Ingin Siak Dikenal Dunia Internasional

Terima Kunjungan Family Trip Media Nasional, Bupati Syamsuar Ingin Siak Dikenal Dunia Internasional

No Comments on Terima Kunjungan Family Trip Media Nasional, Bupati Syamsuar Ingin Siak Dikenal Dunia Internasional

Bupati Syamsuar menyambut kedatangan kunjungan Family Trip Media Nasional sebanyak 15 orang di kediamannya,  Kamis (2/2/17).

Kunjungan tersebut berkaitan dengan pariwisata yang ada di Siak mengingat potensi wisata yang ada di Negeri Istana ini perlu dikenal oleh masyarakat baik dalam maupun luar negeri.

Pada kesempatan itu, Bupati Syamsuar menjelaskan secara singkat tentang Kerajaan Siak yang berdiri dimulai dari Sultan pertama yang memerintah Kerajaan Siak Raja Kecik hingga sampai ke Sultan Syarif Qasim ll.
Namun demikian, Bupati juga berharap agar budaya Melayu ini bisa dikenal luas hingga menjadikan daya tarik bagi wisatawan terhadap nilai-nilai sejarah kerajaan serta Budaya Melayu yang mempunyai daya nilai tinggi hingga sampai pengembangan potensi objek pariwisata yang masih utuh.

“Siak ini dimulai dari tak dikenal orang, namun sekarang Alhamdulillah telah dikenal orang banyak, itu semua berkat otonomi daerah. Sehingga, Siak kini bisa membangun,” kata Bupati.

Dijelaskannya, pemerintah daerah saat ini bersama Provinsi selalu menggaungkan budaya Melayu agar istiadat budaya Melayu bisa dipertahankan serta menjadi objek daya tarik wisatawan, sekaligus melestarikan budaya sehingga nantinya mempunyai nilai jual.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan media yang hadir, yang telah sudi untuk berkunjung ke Siak dan mengangkat objek wisata yang ada di Siak, kami mengucapkan terimakasih kepada wartawan sehingga apa yang ada pada sejarah Siak ini bisa terangkat dan dikenal luas oleh orang banyak. Sejarah selalu membuktikan benar, kalau sudah meminum air Siak, pasti akan kembali lagi ke Siak,” kata Syamsuar.

“Istana kita ini masih terawat, banyak peninggalan sejarah bukti Kerajaan Siak ada pada zaman dulu. Hal yang menjadi menarik yaitu cermin kecantikan permaisuri serta alat pemutar musik Komet yang hanya ada di 2 didunia, yaitu di Jerman dan Siak. Untuk Siak sendiri hingga saat ini masih terawat dan masih bisa dinikmati musik yang dihasilkan dari komet alat pemutar musik tersebut,” sambung Bupati.

Sumber kapurnews.com, Kamis 02 Februari 2017

Similar Posts:

    None Found

linked in share button

Leave a comment

Back to Top