Visi dan Misi

 Tentang Siak – “Visi, Misi, dan Strategi “
Visi pembangunan Kabupaten Siak sebagai rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan pembangunan 5 (lima) tahun pertama 2011-2016 dan merupakan bagian dari visi RPJPD Kabupaten Siak Tahun 2005-2025 dirumuskan sebagai berikut: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Siak  yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera dalam lingkungan masyarakat yang agamis dan berbudaya Melayu serta Kabupaten Siak sebagai kabupaten dengan Pelayanan Publik Terbaik di Provinsi Riau Tahun 2016.

VISI KABUPATEN SIAK

Secara spesifik, penjabaran dari visi ini dirumuskan sebagai berikut:

1. Masyarakat dan daerah Kabupaten Siak adalah seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Siak yang berada di wilayah Kabupaten Siak;

2. Masyarakat Kabupaten Siak yang sehat, ditandai dengan tingginya tingkat kesehatan masyarakat yang prima sehingga menjadi masyarakat yang memiliki daya saing yang tinggi;

3. Masyarakat yang cerdas, ditandai dengan tingginya inovasi, kreativitas dan daya tanggap terhadap situasi yang ditunjang oleh tingginya derajat pendidikan;

4. Masyarakat yang sejahtera ditandai dengan adanya kemajuan, peningkatan pendapatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar. Kondisi tersebut diukur berdasarkan peningkatan dalam Pendapatan per Kapita; Angka Kemiskinan; Indeks Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Crime Index;

5. Kabupaten Siak yang mandiri ditandai dengan peningkatan kapasitas penalaran dan fisik manusia yang diukur berdasarkan perubahan Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index), yang mencakup: (1) Tingkat Pendidikan Penduduk; Tingkat Partisipasi Sekolah; Daya Serap Lembaga Pendidikan Formal; Usia Harapan Hidup Penduduk; Lama Hari Sakit Penduduk; Status Gizi Balita; Tingkat Kematian Bayi dan Ibu Hamil dan Nisbah Sarana Kesehatan per Penduduk. (2) Berkaitan dengan derajat otonomi fiskal, yaitu kemampuan pemerintah daerah untuk membiayai kebutuhan otonominya berdasarkan penerimaan yang berasal dari sumber-sumber keuangan asli daerah, derajat otonomi fiskal diukur berdasarkan perubahan Indeks Kemampuan Rutin yaitu proporsi dan kontribusi penerimaan yang berasal dari sumber-sumber keuangan asli daerah terhadap penerimaan yang berasal dari pemerintah provinsi dan pusat;

6. Masyarakaat yang Agamis dan Berbudaya Melayu, ditandai dengan adanya kemajuan dan peningkatan dalam kehidupan beragama, perwujudan masyarakat yang agamis dilakukan melalui implementasi nilai-nilai keislaman (sebagai agama mayoritas) dalam kehidupan kemasyarakatan dan sebagai landasan spiritual pembangunan daerah serta dengan mewujudkan budaya Melayu sebagai sarana kultural kehidupan kemasyarakatan;

7. Mewujudkan pelayanan publik terbaik dilakukan dengan mengimplementasikan standar pelayanan minimal (SPM) bidang pelayanan dasar dan perizinan, serta secara bertahap meningkatkan mutu dan standar pelayanan menjadi pelayanan prima sehingga menjadi yang terbaik di Provinsi Riau.

MISI KABUPATEN SIAK

Misi pembangunan sebagai penjabaran dari upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Siak dirumuskan sebagai berikut:

1. Meningkatkan kualitas SDM, beriman dan bertaqwa serta berbudi pekerti yang luhur melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan keagamaan;

2. Mengembangkan perekonomian daerah dan masyarakat melalui pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan, serta sektor-sektor produktif lainnya dan dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang terbarukan;

3. Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan perekonomian pedesaan, pembangunan sektor ketenagakerjaan serta pemerataan dan pengendalian kependudukan;

4. Membangun, meningkatkan dan memeratakan pembangunan infrastruktur daerah melalui peningkatan prasarana jalan, jembatan, pelabuhan, energi listrik, pengelolaan sumber daya air, pengelolaan lingkungan, penataan ruang dan perumahan;

5.  Mengimplementasikan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih (clean government and good governance), menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pelayanan dan perizinan dan mengoptimalkan implementasi otonomi kepala desa.

TUJUAN KABUPATEN SIAK

Mengacu kepada visi yang telah ditetapkan, maka tujuan yang hendak dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 5 tahun adalah, sebagai berikut:

Misi 1: Meningkatkan kualitas SDM, beriman dan bertaqwa serta berbudi pekerti yang luhur melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan keagamaan. Dengan Tujuan sbb:

1. Meningkatnya kualitas dan kuantitas pendidikan Anak Usia Dini;

2. Meningkatnya kualitas dan kuantitas pendidikan Anak Usia Dini;

3. Tercapainya sasaran pembangunan pendidikan menengah;

4. Meningkatnya kualitas dan kuantitas keluaran pendidikan non formal;

5. Terpenuhinya rasa keadilan publik terhadap layanan pendidikan luar biasa;

6. Meningkaatkan jumlah dan kualitas keluaran pendidikan tinggi;

7. Tercapainya standar mutu pendidikaan melalui peningkatan profesionalisme para pendidik dan tenaga kependidikan;

8. Mewujudkan pelayanan kesehatan terjangkau dan berwawasan mutu kepada seluruh lapisan masyarakat;

9. Meningkatnya kualitas kehidupan perempuan dan anak-anak;

10. Meningkatkan  kualitas hidup masyarakat melalui perencanaan keluarga;

11. Eksistensi Budaya Melayu sebagai basis jati diri masyarakat Siak;

12. Meningkatnya kecerdasan masyarakat melalui ketersediaan bahan bacaan;

13. Terbentuknya karakter pemuda yang mandiri;

14. Meningkatnya prestasi olah raga daerah.

Misi 2: Mengembangkan perekonomian daerah dan masyarakat melalui pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan serta sektor-sektor produktif lainnya dan dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang terbarukan, dengan tujuan sebagai berikut:

1. Meningkatnya jumlah destinasi wisata yang berkelanjutan dan jumlah dan lama kunjungan wisatawan asing dan domestik;

2. Meningkatkan kuantitas, kualitas produk pertanian, pendapatan petani dan ketersedian bahan pangan dengan harga terjangkau;

3. Manusia sehat dan produktif;

4. Meningkatkan kuantitas, kualitas produk perkebunan, pendapatan petani dan ketersedian bahan pangan dengan harga terjangkau;

5. Meningkatkan kuantitas, kualitas produk peternakan, pendapatan petani dan ketersedian bahan pangan dengan harga terjangkau;

6. Meningkatkan kuantitas, kualitas produk perikanan, pendapatan petani dan ketersedian bahan pangan dengan harga terjangkau;

7. Mengoptimalkan pembangunan sektor pertambangan dan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat;

8. Meningkatkan mutu dan volume perdagangan serta memberikan perlindungan terhadap konsumen;

9. Meningkatnya mutu dan volume industri yang berdaya saing di pasaran lokal, domestik dan internasional.

Misi 3: Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan perekonomian pedesaan, pembangunan sektor ketenagakerjaan serta pemerataan dan pengendalian kependudukan, dengan tujuan sebagai berikut:

1. Meningkatnya tingkat kesejahteraan sosial masyarakat;

2. Pemerataan distribusi penduduk;

3. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat pedesaan;

4. Berkembangnya ekonomi kerakyatan yang ditopang oleh sektor UMKM;

5. Pertumbuhan koperasi sebagai soko guru perekonomian masyarakat;

6. Meningkatnya kualitas pencari kerja dan semakin terbukanya akses lapangan kerja;

7. Meningkatnya standar kesejahteraan pekerja dan pelayanan ketenagakerjaan;

8. Tercapainya tertib administrasi kependudukan dan catatan sipil daerah;

9. Terpetakannya penduduk berdasarkan usia, jenis kelamin, profesi dan persebarannya;

10. Terwujudnya pengelolaan data informasi hasil pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil;

Misi 4: Membangun, meningkatkan dan memeratakan pembangunan infrastruktur daerah melalui peningkatan prasarana jalan, jembatan, pelabuhan, energi listrik, pengelolaan sumber daya air, pengelolaan lingkungan, penataan ruang  dan perumahan, dengan tujuan sebagai berikut:

1. Membangun, meningkatkan dan memeratakan pembangunan prasarana jalan, jembatan, dan pengelolaan sumber daya air;

2. Membangun, meningkatkan, dan memeratakan pembangunan perumahan berkualitas baik;

3. Meningkatkan kualitas penataan ruang;

4. Meningkatkan kualitas bidang perhubungan;

5. Meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup;

6. Meningkatkan kualitas pengelolaan bidang pertanahan;

7. Terwujudnya pembangunan daerah secara terintegrasi, berkesinambungan dan berkelanjutan.

Misi 5: Mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (clean government and good governance), menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pelayanan dan perizinan dan mengoptimalkan implementasi otonomi kepada desa, dengan tujuan sebagai berikut:

1. Berjalannya sistem pemerintahan yang desentralistis melalui implementasi desentralisasi politik, keuangan dan adminitrasi;

2. Terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, transparan dan akuntabel;

3. Meningkatnya kinerja dan pelayanan kelembagaan pemerintah daerah;

4. Optimalnya pelaksanaan kebijakan otonomi Desa.
( Sumber : RPJPD 2011 – 2016 )

linked in share button

Back to Top