Wabup Buka Gebyar Pentas Seni TK-PAUD Kecamatan Tualang

Wabup Buka Gebyar Pentas Seni TK-PAUD Kecamatan Tualang

Wabup Buka Gebyar Pentas Seni TK-PAUD Kecamatan Tualang

No Comments on Wabup Buka Gebyar Pentas Seni TK-PAUD Kecamatan Tualang

Wakil Bupati Alfedri membuka secara resmi Gebyar Pentas Seni Murid TK PAUD kecamatan Tualang, Selasa (11/5) di GOR Tualang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2016 dan tutup tahun pelajaran 2015-2016.

Sesuai tema yang diangkat, ‘Mari kita kembangkan bakat dan potensi serta kreatifitas anak dalam menuju gerbang masa depan yang gemilang’ kegiatan diisi dengan ragam penampilan seni tari dan fashion show busana muslim, diikuti 260 peserta dan 21 penampilan seni kreasi tari TK se-Kecamatan Tualang.

Tampak hadir Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tualang Zahroni, Ketua IGTKI-PGRI Kecmatan Tualang Tri Haryati, Camat Tualang Zulkifli dan Ketua PGRI Kabupaten Siak dan Lukman.

Cukup Gizi
Dalam arahannya Wabup Alfedri mengajak masyarakat untuk memperhatikan pola makan anak usia dini, sebelum memberikan makanan pada anak, sebaiknya perhatikan jenis dan bahan makanannya. Perlu diketahui, anak usia dari nol sampao 7 tahun adalah masa pertumbuhan otak, untuk itu butuh makanan yang mengandung gizi dan protein tinggi.

“Mari kita berikan makanan yang bergizi serta protein yang tinggi kepada anak kita, karena dimasa usia nol sampai 7 terjadi pembentukan sel otak seorang anak,” Sujarnya.

Di lain pihak, Kepala UPTD Kecamatan Tualang Zahroni menjelaskan, sisi psikologis pertumbuhan anak. Hal ini penting agar orang tua tidak gegabah mendaftarkan anaknya ke SD, dikhawatirkan belum cukup umur sudah mengenyam bangku SD.
“Buat ibu-ibu jangan paksakan anak untuk cepat masuk SD, meski anak kita terlihat cerdas dan pintar, namun anak kita berhak mengenyam pendidikan taman kanak-kanak agar potensi dan bakat mereka dapat tereksplor. Rekomendasi phikolog, anak usia 6 tahun belum bisa masuk SD,” terang Zahroni.

Zahroni menjelaskan, tujuan kegiatan ini, tidak lain untuk mengoptimalkan kreatifitas dan pengembangan bakat anak.¬† “Setiap anak memiliki bakat, sebagai orang tua kita harus menjaganya, jangan sampai anak terkucilkan. Anak memiliki bakat yang terpendam, sebagai orang tua kita memiliki tanggungjawab untuk membantu mengarahkan,” pungkas Zahroni.

Sumber riaumandiri.co, Kamis 12 Mei 2016

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top