Siak - Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berorientasi pada peningkatan gizi anak sekolah, tetapi harus berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi di pedesaan.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program jurnal nusantara Kompas TV yang tayangkan secara langsung pagi, Kamis (11/6/2026).
Afni memaparkan bagaimana strategi Kabupaten Siak dalam memastikan program MBG mampu menyerap produk UMKM, hasil pertanian, peternakan, dan komoditas lokal sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kita ada 56 dapur MBG yang aktif, dulunya mereka beli bahan pangan MBG dari luar Siak. Kalau gitu, UMKM jadi penonton, karena uangnya mengalir ke luar," kata Afni.
Afni ingin dapur MBG di Kabupaten Siak bermitra serta melibatkan rantai pasok pangan lokal, sebagai bagian dari strategi pemenuhan bahan baku Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Afni di Kabupaten Siak terdapat 1568 UMKM yang bergerak dibidang kuliner, industri rumah tangga, pertanian, peternakan dan perikanan yang siap berkontribusi ke dapur MBG.
Selain itu, pemerintah daerah sebagai pengawas dari jalannya program MBG di daerah telah membentuk satuan tugas yang berfungsi mengawasi jalanya pelaksanaan MBG serta menindaklanjuti keluhan dan saran dari masyarakat.
"Kita ada seribu lebih UMKM, mereka punya kesempatan, hasil komoditasnya dibeli dapur MBG. Kami telah melakukan MoU dengan pemilik yayasan, pengelola SPPG untuk menyampaikan kebutuhan nya, kemudian dinas yang ditunjuk langsung berkomunikasi dengan UMKM dan petani," terangnya.
Pemerintah Kabupaten Siak terus berkomitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), menerima masukan dan melakukan pengawasan bagi SPPG hingga distribusi MBG di setiap sekolah.
(Dep/MC Kabupaten Siak)
