Persoalan Sampah Meresahkan, Prabowo Minta Menteri hingga Kepala Daerah Pimpin Langsung Gerakan Bebersih Lingkungan

marcos 4 bulan yang lalu - Senin, 2 Februari 2026 20:26 Dilihat 143 kali
IMG


Bogor - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku prihatin saat ini persoalan sampah telah jadi masalah serius di berbagai daerah, tak terkecuali di daerah yang jadi pusat pariwisata seperti Bali. Ia pun merasa malu karena masalah ini turut jadi sorotan tokoh-tokoh dunia yang pernah datang ke Indonesia.

“Apakah turis mau datang melihat sampah? Indonesia indah, dia mau datang lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor. Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh di Korea, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang tentara di manapun, dia tidak pakai basa-basi, bicaranya apa adanya, dia ngomong ke saya. Dia bilang, ‘Your Excellency, I just came from Bali. Oh, Bali so dirty now. Bali not nice’. Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi,” kata Prabowo dalam taklimat bersama kepala daerah se-Indonesia di Sentul, Bogor, Senin (2/2).

Karena itu, Prabowo mengajak seluruh pihak ikut mengatasi masalah ini. Ia meminta gubernur, wali kota, dan bupati turun langsung dan menerjunkan sumber daya manusia (SDM) setempat untuk bersih-bersih lingkungan. Menurutnya, anak-anak sekolah bisa juga diminta terlibat untuk membersihkan sampah.

“SMA, SMP, SD, di bawah kendali Saudara. Apa susahnya, entah hari Sabtu, hari Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai ini. Ini pantai kita, ini halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai. Korve,” ucapnya.

Jika para kepala daerah tak sanggup, Prabowo menyatakan bakal menginstruksikan personel TNI dan Polri untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti secara rutin. Ini demi mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri.

“Kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, Dandim, Danrem, saya perintahkan kau. Gerakan anak buahmu, korve. Tiap hari atau tiap berapa hari, korve, korve, korve. Kepolisian, gerakan korve, korve, korve,” ujar Prabowo.

Demikian pula Prabowo mengharapkan seluruh menteri dan pimpinan BUMN menerapkan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekitar. Ia menegaskan tak boleh ada sampah di kantor BUMN dan kemenetrian.

“Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya korve. Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kantor BUMN. Semua menteri kementerian, lembaga, sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu. Kalau perlu, menteri yang mimpin,” kata Prabowo.

“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah,” tegasnya.


(Humas/MC Kabupaten)

Tags:
Share:
2 jam yang lalu

Bupati Siak : Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan

21 jam yang lalu

Cegah Abrasi di Pesisir Kabupaten Siak, Polres Bersama Pemerintah Kampung Tanam 7000 Bibit Mangrove

23 jam yang lalu

Setahun Menjabat, Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar

23 jam yang lalu

Setelah Menanti 20 Tahun, Warga Balai kayang Siak Terima Sertifikat Hak Milik

2 jam yang lalu

Bupati Siak : Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan

21 jam yang lalu

Cegah Abrasi di Pesisir Kabupaten Siak, Polres Bersama Pemerintah Kampung Tanam 7000 Bibit Mangrove

23 jam yang lalu

Setahun Menjabat, Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar

23 jam yang lalu

Setelah Menanti 20 Tahun, Warga Balai kayang Siak Terima Sertifikat Hak Milik