Mulai Tahun Ini Patokan Biaya Haji Pakai Kurs Rupiah

Mulai Tahun Ini Patokan Biaya Haji Pakai Kurs Rupiah

Mulai Tahun Ini Patokan Biaya Haji Pakai Kurs Rupiah

No Comments on Mulai Tahun Ini Patokan Biaya Haji Pakai Kurs Rupiah

Pembahasan ongkos haji antara Komisi VIII DPR dengan Kementerian Agama (Kemenag) mencapai sejumlah kesepakatan penting. Di antaranya adalah penggunaan kurs rupiah untuk komponen penerbangan haji. Dengan cara ini ongkos pesawat haji tidak terpengaruh ancaman penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan, biaya pesawat haji masuk kategori ongkos haji dalam negeri. Meskipun operasional pesawat terbang terentang antara Indonesia hingga Arab Saudi, tetap dihitung sebagai operasional di dalam negeri. ’’Panja BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji, red) menetapkan bahwa seluruh biaya haji dalam negeri menggunakan kurs rupiah,’’ kata Saleh, Senin (22/2/2016).

Politikus PAN itu menuturkan selama ini tender angkutan udara haji menggunakan kurs dolar AS. Sistem ini berpotensi menimbulkan kerugian ketika dalam waktu tertentu nilai dolar AS menguat dibandingkan rupiah. Tetapi ketika nilai tender sudah diputuskan dalam kurs rupiah, berapa pun nilai dolar AS tidak akan mempengaruhinya.

Saleh mencontohkan seperti orang yang membeli tiket penerbangan internasional menggunakan uang rupiah tiga bulan sebelum keberangkatan. Dengan penggunaan uang rupiah, dia tidak khawatir lagi potensi kenaikan biaya penerbangan terkait fluktuasi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

Dia berharap pihak Garuda dan Saudi Arabia Airlines bisa mengikuti ketentuan baru ini.
“Kami berharap mereka menerima dengan sistem tender menggunakan rupiah,” jelasnya.
Aturan baru berikutnya adalah seluruh transaksi operasional haji di Arab Saudi, menggunakan kurs riyal. Selama ini ada sejumlah pembayaran transaksi di Saudi yang masih menggunakan kurs dolar AS. Sehingga lagi-lagi pemerintah Indonesia harus menanggung selisih ketika nilai dolar AS menguat dibanding riyal. Di antara pembayaran di Arab Saudi yang menggunakan mata uang dolar AS adalah untuk general service fee sebesar 100 dolar AS per jamaah.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Jamil mengatakan transaksi dalam negeri menggunakan mata uang rupiah sudah menjadi aturan Bank Indonesia (BI). Dia mengatakan Kemenag harus mengikutinya. Termasuk untuk urusan penyelenggaraan ibadah haji.

Dia berharap perubahan ini tidak sampai mengganggu jadwal penetapan BPIH 2016. Jamil mengatakan Kemenag menargetkan sekitar satu sampai dua bulan lagi BPIH 2016 sudah bisa ditetapkan. Sehingga masyarakat bisa segera menyiapkan uang untuk pelunasan.

Selain urusan penggunaan mata uang dalam pendanaan haji, Kemenag juga mematangkan sistem penyaringan jamaah haji reguler. Tujuannya adalah calon jamaah haji yang berhak melunasi BPIH 2016, adalah jamaah yang sama sekali belum pernah berhaji.

“Deteksi jamaah yang sudah pernah berhaji kita mulai tahun ini,’’ kata Kabag Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag Hasan Afandi. Untuk mendukung pendataan ini, setiap calon jamaah akan dimintai data sidik jari dan foto untuk database Siskohat.

Kebijakan Kemenag untuk pembatasan ini adalah, jamaah yang baru berhaji dalam rentang 10 tahun, tidak bisa mendaftar. Mereka baru bisa mendaftar haji di tahun kesebelas setelah haji terakhirnya. Afandi menuturkan sistem ini diterapkan demi keadilan. Masyarakat yang pernah berhaji, diharapkan legawa untuk tidak berhaji dulu. Aturan ini tidak berlaku untuk para petugas pembimbing haji, yang idealnya harus sudah pernah berhaji.

Pihak Garuda belum bisa dimintai komentar tentang pemberlakuan mata uang rupiah untuk penerbangan haji. Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar mengatakan, pihaknya siap menjalankan keputusan pemerintah. Termasuk untuk urusan penerbangan haji yang menggunakan mata uang rupiah.

“Sebagai maskapai Tanah Air, kami juga ingin berkontribusi untuk membuat rupiah kuat,’’ katanya.

Benny menjelaskan, Garuda tidak mempermasalahkan ketika nanti tender haji menggunakan mata uang rupiah. Terkait dengan potensi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah, dia mengatakan secara bisnis Garuda sudah mengantasipasinya. Namun mengacu tren yang terjadi saat ini, Benny optimistis penguatan rupiah terhadap dolar AS berjalan langgeng.

’’Harapan kami langgeng terus sampai masa haji selesai,’’ ujarnya. Dia menjelaskan sampai saat ini Garuda masih membuat hitung-hitungan biaya penerbangan haji. Meskipun haji adalah kegiatan rutin tahunan yang mereka ikut, Benny mengatakan tetap harus ada perhitungan riil ongkos penerbangan haji.

Sumber riaupis.co, Selasa 23 Februari 2016

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top