Pemkab Siak Assessment 50 Pejabat Struktural Eselon II dan III

Pemkab Siak Assessment 50 Pejabat Struktural Eselon II dan III

Pemkab Siak Assessment 50 Pejabat Struktural Eselon II dan III

No Comments on Pemkab Siak Assessment 50 Pejabat Struktural Eselon II dan III

Mempura – Pemerintah Daerah kabupaten Siak mulai melaksanakan Penilaian Kompetensi dan Potensi Pejabat Struktural di lingkungan Pemkab Siak tahun 2019, kepada 50 orang pejabat eselon II dan III di lingkungan jajarannya.

Beberapa hari kedepan para peserta yang terdiri sejumlah dari sejumlah Kepala Dinas, Sekretaris Dinas serta para Kabag dan Camat akan mulai mengikuti assessment atau penilaian kompetensi jabatan struktural di lingkungan Pemkab Siak.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Jamaluddin saat membuka secara resmi kegiatan mengatakan, penilaian kompetensi pejabat eselon II dan III ini dilakukan untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang mempunyai peran sebagai penggerak utama dalam mewujudkan visi dan misi, tujuan organisasi Pemerintah, tercipta Pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good govermance).

Selain itu, untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik, efisien, efektif dan berkualitas, Jamal menyebut diperlukan adanya dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang profesional, bertanggung jawab, adil, jujur dan kompeten dalam bidangnya.

“Pegawai Negeri Sipil diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai kualifikasi kompetensi dan bidang ilmu yang dimilikinya. Untuk itu diperlukan proses assessment untuk menguji kompetensi”, kata Jamal dalam arahannya saat membuka seremoni pembukaan penilaian kompetensi di Hotel Grand Mempura, Minggu malam (28/04/2019).

Pelaksanaan assessment kali ini kata Jamal juga berbeda teknisnya dari proses assessment yang pernah dilaksanakan sebelumnya, dimana pelaksanaan penilaian dilakukan dengan menggunakan sistem CAT seperti pada pelaksanaan tes CPNS.

“Sejumlah peserta assessment terutama pejabat eselon II, ada yang beberapa bulan lagi akan memasuki masa pensiun dan ada juga peserta yang tidak dapat mengoperasikan komputer. Terkait hal ini kami harapkan menjadi perhatian para assesor”, kata Jamal.

Sementara itu Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Riau selaku assesor, Komisaris Besar Polisi Eka Satria Bhakti mengatakan proses assessment saat ini sudah menjadi sebuah kewajiban di lingkungan berbagai instansi penyelenggara pemerintahan.

“Pada assessment kali ini para assesor berjumlah 30 orang yang akan menguji para peserta. Bapak ibu tidak perlu khawatir dengan jam terbang mereka, karena mereka sudah sering melakukan assessment”, kata Eka dalam sambutannya.

Tim assessment yang dimiliki Mabes Polri kata dia sudah terbentuk sejak 2009, sedangkan untuk Polda Riau saat ini sudah melakukan kerja sama dengan lima Pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau. Assessment kali ini kata dia, merupakan kali pertama dilakukan kerja sama dengan Polda Riau.

“Assessment Center ini dilakukan untuk memotret seberapa jauh kompetensi, penampilan, pengetahuan dan sikap kerja bapak ibu dalam melaksanakan pekerjaan sehari hari”, terangnya.

Dikatakannya proses assessment tidak berhenti sampai pada tahapan ini saja, namun selanjutnya akan ada pengukuran indeks keberhasilan para peserta. Berdasarkan teori kata Eka, proses assessment yang menjadi persyaratan ASN untuk menempati jabatan pada eselon tertentu tingkat akurasinya berkisar 70 persen.

Seremoni pembukaan Kegiatan Penilaian Kompetensi dan Potensi Pejabat Struktural di lingkungan Pemkab Siak tersebut, turut dihadiri oleh Assesor Utama Bagian Penkopetensi Robinkar SDM Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Adi Suhariyono yang menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Sumber : MC Kab. Siak, 30 April 2019 (Rby)

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top