Pemkab Siak dan BPJS Kesehatan Gelar Rapat, Bahas Peningkatan Kepesertaan dan Kebijakan Penganggaran 2020

Pemkab Siak dan BPJS Kesehatan Gelar Rapat, Bahas Peningkatan Kepesertaan dan Kebijakan Penganggaran 2020

Pemkab Siak dan BPJS Kesehatan Gelar Rapat, Bahas Peningkatan Kepesertaan dan Kebijakan Penganggaran 2020

No Comments on Pemkab Siak dan BPJS Kesehatan Gelar Rapat, Bahas Peningkatan Kepesertaan dan Kebijakan Penganggaran 2020

Siak – Pemerintah Kabupaten Siak melaksanakan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama BPJS Kesehatan Tahap ke II Tahun 2019 Kabupaten Siak di Ruang Rapat Pucuk Rebung Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Komplek Perkantoran Tanjung Agung Siak, Kamis (31/10/2019).

Rapat tersebut menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya, yang digelar untuk membahas evaluasi persentase kepesertaan BPJS Tahun 2019 dan kebijakan penganggaran Tahun 2020.

Rapat dipimpin Asisten Administrasi Umum Jamaludin dan dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai Nora Duita Manurung, Kepala BPJS Kesehatan Siak Rina Elvira Purba dan sejumlah pimpinan dan perwakilan OPD terkait di lingkungan Pemkab Siak.

“Alhamdulillah sebagai gambaran, sampai saat ini angka kepesertaan pencapaian Kabupaten Siak sudah mencapai 70 persen lebih dari 95 persen kepesertaan yang ditargetkan. Jadi kita masih punya Pekerjaan Rumah jelang 1 bulan kedepan yakni hingga Bulan November. Jadi diharapkan kerja keras kita semua yang terkait dalam forum ini, agar target kita pada tahun 2019 ini dapat mendekati target yang ingin dicapai”, sebut Jamaluddin saat memimpin rapat.

Selain membahas kemajuan jumlah kepesertaan, agenda rapat juga membahas persoalan tunggakan pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan langkah antisipasi kenaikan iuran BPJS kedepan.

“Tunggakan iuran di Kabupaten Siak hingga saat ini cukup besar misalnya untuk kepesertaan BPJS mandiri, kita mendiskusikan bagaimana cara mengatasi khususnya untuk peserta BPJS kelas III, apakah memungkinkan dibantu dengan dukungan anggaran dari APBD atau perlu dicarikan solusi lain. Terkait kenaikan iuran kepesertaan yang dimulai Tahun 2019 ini, untuk Bulan Agustus hingga Desember selisih kenaikan iuran sudah di subsidi pemerintah lewat APBN”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Dumai Nora, menyampaikan laporan perkembangan jumlah kepesertaan Program JKN KIS hingga Bulan Oktober 2019 di Kabupaten Siak, serta upaya dan dukungan menuju terwujudnya Universal Health Coverage (UHC). Sesuai Roadmap kepesertaan dan RJPM kata dia, hingga saat ini sudah ada 7 Provinsi, 162 Kabupaten dan 52 Kota menuju UHC.

“Progres Kabupaten Siak hingga per-tanggal 6 Oktober 2019 mencapai 70,29 persen. Tahun ini luar biasa meningkat, kami sangat mengapresiasi kinerja yang baik dari Pemkab Siak melalui Dinas Sosial Siak. Dari 5 Kabupaten yang menjadi wilayah kerja kami, Kabupaten Siak sangat bagus progresnya, datanya bersih atau data penggantinya itu lebih banyak”, ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, jika dilihat pada semester I Kabupaten Siak kuotanya berjumlah 40.000 peserta hanya terpenuhi 18.000 saja, namun sekarang ini sudah mencapai angka 26.000. Jadi kuota masih belum terpenuhi sekitar 15.000 peserta lagi. Semoga bisa kita rampungkan sisa kuotanya pada Bulan Novenber 2019 ini”, kata Nora.

Dalam rapat tersebut, Nora juga melaporkan jumlah peserta BPJS Kabupaten Siak yang hingga saat ini masih menunggak iuran kepesertaan, untuk peserta mandiri Kelas I jumlahnya 2.700 peserta, kelas II 5.700 peserta, dan kelas III sebanyak 23.252 peserta, dengan jumlah keseluruhan sekitar 31 ribu peserta.

“Dengan kebijakan kenaikan iuran yang Perpresnya sudah dikeluarkan baru-baru ini, kami mengusulkan untuk sisa kuota 15.000 peserta, peserta kelas III dapat dialihkan ke Bulan November ini agar nantinya dapat menjadi tanggungan Pemerintah”, pungkasnya.

Sumber : MC Kab. Siak, 31 Oktober 2019 (Rby)

Similar Posts:

    None Found

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top