Informasi itu disampaikan Kadisperindag Riau Firdaus di Pekanbaru. Diakuinya, sejauh ini belum memiliki data jumlah impor yang masuk.   Kondisi ini dikarenakan, tidak pernah adanya laporan dari perusahaan pengimpor barang. Untuk itu, ke depan proses tersebut akan lebih diinventarisirir lagi.

“Selama ini kan memang belum terdata. Makanya ke depan akan kita maksimalkan kembali,” paparnya.

Ia juga mengharapkan, pelaku industri yang melakukan transaksi ekspor dan impor dapat lebih proaktif. “Masalahnya itu di sana. Jadi, memang belum ada laporan dari perusahaan-perusahaan berapa jumlah impor barang mereka itu,”papar Firdaus lagi.

Ia menerangkan, poin itu diperlukan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean tahun ini lanjut Firdaus. Untuk itu pihaknyaa akan fokus melakukan pendataan terhadap barang-barang impor. Sehingga akan diketahui volume dan peningkatan impor di Provinsi Riau.

Source infopublik.id, Kamis, 07 Januari 201609:13 am|M