Rehab Rutan Siak, Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar

Rehab Rutan Siak, Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar

Rehab Rutan Siak, Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar

No Comments on Rehab Rutan Siak, Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar

Siak – Deputi Bidang dan Penyelesaian Sanggah LKPP Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Ikak G. Patriastomo, didampingi Asisten Administrasi Umum Jamaluddin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Siak Budhi Yuwono, melakukan peninjauan langsung di lokasi Rumah Tahanan kelas II-B Siak Sri Indrapura yang rusak parah pasca terjadinya kebakaran hebat beberapa bulan lalu.

Kunjungan kali ini membawa angin segar bagi petugas dan penghuni rumah tahanan Siak yang saat ini dititipkan di sejumlah Rutan dan Lapas di Riau.

Deputi Bidang dan Penyelesaian Sanggah LKPP Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Ikak G. Patriastomo saat ditemui di sela-sela kunjungan mengatakan, kedatangannya ke Siak untuk melihat langsung dan memastikan bahwa Rutan Siak kelas II benar-benar layak untuk dilakukan renovasi.

“Pasca terjadinya kebakaran Rutan Siak beberapa bulan lalu sehingga tidak bisa difungsikan, namun kita datang memastikan Penggunaan Anggaran (PA) agar segera memproses pengadaan biar cepat dilaksanakan pekerjaan. Kita harapkan Rutan Siak Tahun depan bisa beroperasi kembali”, kata Ikak G. Patriastomo, Senin (14/10/2019).

Lanjutnya, atas persetujuan kementerian keuangan pembangunan dan pemulihan Rutan Siak murni menggunakan dana APBN dengan nilai anggaran Rp6,6 Miliar. Diharapkan pelaksanaan pekerjaan 80 hari kedepan dilakukan pekerjaan dengan maksimal.

“Kami sudah melihat langsung kondisi rill kerusakan dari masing masing ruangan, yang paling parah itu ruang kantor, musholla lima kamar hunian. Atas petunjuk kementerian keuangan kami dipercayai untuk menggunakan anggaran. Untuk Rutan Siak dianggarkan senilai Rp6,6 Miliar”, ungkapnya.

Lanjutnya, Ada 15 Lapas dan Rutan se-Indonesia yang memiliki nasib sama seperti Rutan Siak. Setelah dirinya melihat langsung kondisi Rutan Siak, ada tujuh item yang harus direnovasi berat.

“Kami sependapat apa yang disampaikan Pak Bupati, bahwa Rutan Siak ini secepatnya dioprasionalkan. Alasan ini dikarenakan warga binaan yang tersebar di sejumlah Rutan letaknya sangat jauh, menjadi kendala bagi yang keluarga membesuk”, terangnya.

Semua tidak menghendaki ini menjadi musibah, namun harus kita hadapi bersama-sama. Dengan anggaran yang ada dirinya berharap semaksimal mungkin dilaksanakan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kami juga berharap sambungnya, proses pelelangan agar memperhatikan kaidah-kaidah dan peraturan yang berlaku itu, tidak ada satupun yang tidak diikuti. Peninjauan dan pendekatan sudah dilakukan, sehingga bagaimana perencanaan itu 100 persen dikerjakan tahun ini. Dengan harapan pelaksanaannya menggunakan prinsip tepat, cepat dan selamat.

Sementara Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Siak Jamaluddin, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu agar Rutan Siak ini direhab kembali.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Siak mengucapkan terima kasih kepada pak Deputi, ini merupakan harapan masyarakat Siak agar Rutan ini dapat difungsikan lagi”, ungkapnya.

Lanjutnya, banyak warga Siak yang menjadi warga binaan di Rutan Siak sangat berharap Rutan ini difungsikan agar mereka melihat saudaranya tidak jauh seperti seperti sekarang.

“Dengan aktifnya kembali Rutan Siak maka pelayanan, penegakan hukum dan hak azazi manusia kembali normal di Siak”, terangnya.

Tampak hadir bersama rombongan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Ibnu Chuldun, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau M. Diyah, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Riau Surung Pasaribu, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Riau Erfan.

Sumber : MC Kab. Siak, 14 Oktober 2019 (Rby)

Similar Posts:

    None Found

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top