Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Syamsuar Imbau Semua Perusahaan Daftarkan Karyawannya

Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Syamsuar Imbau Semua Perusahaan Daftarkan Karyawannya

No Comments on Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Syamsuar Imbau Semua Perusahaan Daftarkan Karyawannya

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengimbau kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak agar segera mendaftarkan karyawannya agar mengikuti program pemerintah dalam memberi perlindungan, baik resiko ekonomi, kesehatan, kecelakaan kerja, memasuki hari tua dan pensiun.

“Seringkali saya mendengar keinginan dan harapan warga, khususnya karyawan agar bisa mendapat perlindungan atas risiko kerja. Melalui perjanjian kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini, Insya Allah harapan masyarakat itu dapat terpenuhi,” kata Syamsuar didampingi Wabup Siak Drs H Alfedri, usai penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemerintah Kabupaten Siak di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Senin (10/8/2015).

Hadir pada kesempatan itu Kepala Pemasaran Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbar-Riau, Nurdinsyah,Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional II Pekanbaru, Benyamin Saut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru Anis Fahrurrozi, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Dumai Adi Siswadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak HTS Hamzah, Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Siak Helena, Kepala Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Siak Rina E. Purba, Pimpinan SKPD dilingkungan Pemkab Siak dan sejumlah manajemen perusahaan diwilayah Kabupaten Siak.

“Dengan sudah ditandatangani MoU ini, kita imbau semua perusahaan yang beroperasi di Siak agar segera mendaftarkan semua karyawannya untuk ikut menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Syamsuar.

Kepala Pemasaran Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbar-Riau, Nurdinsyah menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi mitra Pemkab Siak dalam mewujudkan layanan kesehatan bagi golongan masyarakat kerja ini dahulunya dikenal dengan nama PT Jamsostek (Persero). Dimana, secara khusus mengedepankan kepentingan dan hak normatif tenaga kerja di Indonesia dengan memberikan perlindungan 4 (empat) program, mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya, hingga berlakunya UU No 24 Tahun 2011.

Pada tahun 2011, dengan ditetapkannya UU No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, per tanggal 1 Januari 2014 PT Jamsostek berubah menjadi Badan Hukum Publik dan bertransformasi menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan yang berperan menyelenggarakan program jaminan sosial tenaga kerja, yang meliputi JKK, JKM, JHT dengan penambahan Jaminan Pensiun sejak 1 Juli 2015 lalu.

“Perlu kita ketahui bersama, saat ini cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan semakin luas, tidak hanya terbatas pada tenaga kerja sektor swasta seperti era PT Jamsostek dulu, namun BPJS Ketenagakerjaan saat ini juga melayani pekerja pada penyelenggara Negara (seperti PNS, TNI dan Polri). Bahkan tidak hanya sebatas melayani tenaga kerja formal saja, BPJS ketenagakerjaan kini juga dapat melindungi pekerja-pekerja pada sektor informal melalui program Kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU). Dimana sektor jasa kontruksi juga menjadi perhatian khusus, karena sektor ini dipandang sangat rentan terhadap risiko kecelakaan kerja,” pungkasnya.

Sumber goriau.com, Selasa 11 Agustus 2015

Similar Posts:

    None Found

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top