Tingkatkan Kemampuan Bidang Pengadaan Barang dan Jasa, Pemkab Siak Adakan Sosialisasi

Tingkatkan Kemampuan Bidang Pengadaan Barang dan Jasa, Pemkab Siak Adakan Sosialisasi

Tingkatkan Kemampuan Bidang Pengadaan Barang dan Jasa, Pemkab Siak Adakan Sosialisasi

No Comments on Tingkatkan Kemampuan Bidang Pengadaan Barang dan Jasa, Pemkab Siak Adakan Sosialisasi

Siak – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam Bidang Pengadaan Barang dan Jasa, Pemkab Siak melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Siak melaksanakan Sosialisasi Perpres No. 16 Tahun 2018 di Siak Sri Indrapura.

Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Raja Indera Pahlawan dan dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H. Jamaludin, Selasa (13/08/2019).

Hadir dalam acara ini, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Siak H. Tekad Perbatas Setia Dewa, Pejabat Fungsional Keahlian Barang Pemerintahan Banjar Kalimantan Selatan Samsul Ramli serta OPD terkait.

Dalam sambutannya Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H. Jamaludin menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik dilaksanakannya Sosialisasi Peraturan Presiden No. 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang Pemerintah.

“Ini kita lakukan karena kita merasa proses pengadaan barang dan jasa di Indonesia memang perlu disempurnakan, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah tersebut harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan saat ini telah terbit peraturan presiden nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagai pengganti Perpres terdahulu yaitu Perpres nomor 54 tahun 2010 beserta perubahannya”, sebutnya.

Lebih lanjut Jamal menguraikan, dengan terbitnya Perpres tersebut sebagai penyempurnaan Perpres terdahulu menunjukkan bahwa Pemerintah berkomitmen penuh dalam mewujudkan pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang sesuai dengan prinsip-prinsip pengadaan diantaranya efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel sehingga menghasilkan barang dan jasa yang tepat dari setiap anggaran yang dibelanjakan yang diukur dari aspek kualitas, jumlah, waktu, biaya, lokasi dan penyedia.

“Kegiatan pengadaan barang menjadi perhatian dari KPK di negara kita ini, kita ketahui banyak kasus-kasus korupsi berasal dari pengadaan barang dan jasa mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah, sehingga banyak pejabat-pejabat kita yang terkena OTT akibat dari pengadaan barang dan jasa ini”, ujarnya.

Oleh sebab itulah sambung Jamal, Pemkab Siak berkomitmen untuk melaksanakan pengadaan barang dan jasa ini dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah selama ini pengadaan barang jasa kita termasuk yang baik di Provinsi Riau, ke depan kita ingin supaya yang sudah baik itu kita tingkatkan.

Terakhir, sejalan dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, Jamal menyerukan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan serius khususnya dalam sesi materi yang diberikan oleh narasumber. Selanjutnya, Jamal juga berharap terwujudnya persamaan persepsi antara pelaksana di OPD dan aparatur pengawas sehingga dapat mempercepat penyerapan anggaran demi kemajuan Kabupaten Siak ke depan.

“Ini memang karena persepsi kita yang belum sama sehingga terjadinya keterlambatan-karterlambatan, oleh sebab itulah kami sangat berharap melalui sosialisasi pemahaman dan peningkatan keterampilan serta pengetahuan kita dalam rangka pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Siak ini, kedepannya akan lebih mempercepat pelaksanaan lelang dengan kualitas yang baik dan tidak ada masalah pada hukum”, pungkasnya.

Sumber : MC Kab. Siak, 14 Agustus 2019 (Rby)

Similar Posts:

    None Found

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.



Back to Top