Dari Keterbatasan, PKK Sungai Mandau Tetap Bergerak Bantu Masyarakat

marcos 15 jam yang lalu - Jumat, 21 Agustus 2026 09:45 Dilihat 120 kali
IMG

Dari Keterbatasan, PKK Sungai Mandau Tetap Bergerak Bantu Masyarakat


Sungai Mandau — Keterbatasan anggaran tak menghalangi TP PKK Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau, untuk menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Di bawah koordinasi Ketua TP PKK Sungai Mandau, Fitria Ningsih, para kader mengembangkan berbagai inovasi di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan keluarga dengan mengandalkan gotong royong serta kolaborasi.

Salah satu program itu diwujudkan Pokja II melalui kepedulian terhadap pendidikan. Sebanyak 20 anak yatim menerima bantuan tas dan perlengkapan alat tulis yang dihimpun dari kerja sama dengan perusahaan dan iuran anggota PKK.

Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah, mengapresiasi langkah tersebut, ia pun menyerahkan bantuan dalam rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) TP PKK Kecamatan, Kelurahan dan Kampung di Sungai Mandau, Kamis (20/8/2026). 

“Meski jumlahnya sedikit, mari kita tunjukkan bahwa PKK hadir dan berbuat untuk masyarakat,” kata Siti, Jum’at (21/8/2026).

Menurut Siti, kegiatan PKK tidak harus selalu dimulai dengan program besar. Kepedulian yang dilakukan secara konsisten dan sesuai kebutuhan masyarakat justru dapat memberikan manfaat nyata.

Selain program pendidikan, setiap Pokja TP PKK Sungai Mandau memiliki inovasi masing-masing. Pokja I menjalankan PKK Gemar Berinfaq, sedangkan Pokja II mengembangkan GAPENDIK (Gerakan PKK Peduli Pendidikan).

Pokja III menghadirkan Gemayur Cetting (Gerakan Makan Sayur Cegah Stunting) dan Gendang Berlian (Gerakan Berbagi Pakaian). Sementara Pokja IV menjalankan Bersemat Aksi (Bersalin Selamat, Aktepun Siap), Gemalor (Gerakan Makan Telur), serta AJAK (Antar Jemput KIA) untuk membantu anak-anak mendapatkan Kartu Identitas Anak.

Fitria mengatakan keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan program. Namun, para kader memilih mencari solusi melalui kerja sama dan dukungan berbagai pihak.

“Kami sadar, kerja PKK bukan sekadar tentang program dan kegiatan. Ada kepedulian, ada pengorbanan, dan ada harapan agar masyarakat Sungai Mandau mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Siti Sarifah meminta kader PKK tidak berhenti berinovasi dan terus memperkuat kolaborasi antar-Pokja. Menurut dia, keberhasilan sebuah program bukan diukur dari besar kecilnya kegiatan, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Teruslah berinovasi. Jangan takut memulai dari hal kecil, karena dari gerakan kecil yang dilakukan bersama-sama, manfaat besar untuk masyarakat bisa tumbuh,” ujarnya.

Lima W + Satu H: TP PKK Sungai Mandau (siapa) menghadirkan berbagai inovasi sosial (apa) untuk membantu masyarakat di Kecamatan Sungai Mandau, Siak (di mana). 

Program tersebut berjalan di tengah keterbatasan anggaran (mengapa) dan diperkuat melalui gotong royong, iuran anggota serta kerja sama dengan berbagai pihak (bagaimana), termasuk kegiatan bantuan perlengkapan sekolah bagi 20 anak yatim pada Kamis, 20 Agustus 2026 (kapan).

Bagi Siti, gerakan tersebut menunjukkan bahwa PKK dapat hadir dari hal sederhana. Ketika para kader bergerak bersama, keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti berbuat bagi masyarakat.


(Dep/MC Siak)

Tags:
Share:
8 jam yang lalu

Afni Dorong Pramuka Siak Kembali Aktif, Fokus Bina Karakter Generasi Muda

15 jam yang lalu

Dari Keterbatasan, PKK Sungai Mandau Tetap Bergerak Bantu Masyarakat

15 jam yang lalu

Bupati Afni Dorong Rahmat Setiawan Lanjut Kuliah, Pemkab Siapkan Beasiswa

16 jam yang lalu

Pemkab Siak Gandeng Dunia Usaha Biayai BPJS Pekerja Rentan

8 jam yang lalu

Afni Dorong Pramuka Siak Kembali Aktif, Fokus Bina Karakter Generasi Muda

15 jam yang lalu

Dari Keterbatasan, PKK Sungai Mandau Tetap Bergerak Bantu Masyarakat

15 jam yang lalu

Bupati Afni Dorong Rahmat Setiawan Lanjut Kuliah, Pemkab Siapkan Beasiswa

16 jam yang lalu

Pemkab Siak Gandeng Dunia Usaha Biayai BPJS Pekerja Rentan